Bogor24Update – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Pengusaha Jalan Tol, Jusuf Hamka, berencana berkolaborasi membangun Jalan Tol Sawangan-Bojonggede-Salabenda atau Jalan Tol Depok –Antasari–Salabenda.
Hal diungkap Jusuf Hamka usai melakukan pertemuan dengan Bupati Bogor, Rudy Susmanto di Cibinong, Rabu 5 Agustus 2026.
“Kita mau bangun Jalan Tol yang dari Sawangan ke Bojonggede, dan dari Bojonggede ke Salabenda,” ujar Hamka kepada wartawan.
Jika itu tergantung, pria yang akrab disapa Babah Alun itu menyebut nantinya akan nyambung ke Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR).
“Kalau yang Salabenda ini kelar, nanti sambung ke BORR ke Caringin kita buat,” ucapnya.
Namun begitu, Babah Alun menyebut belum ada kesepakatan dengan Pemkab Bogor terkait dari wacana pembangunan tersebut.
“Nanti akan dibicarakan lebih lanjut karena ada tim teknis yang akan rapat minggu depan, jadi ini baru penjajakan,” tuturnya.
Akan tetapi, ia menegaskan tidak terlalu memusingkan kaitan anggaran dari wacana pembangunan jalan tol tersebut.
Musabab, lanjut dia, jajaran Pemkab Bogor banyak yang paham mengenai biaya dari teknis pembangunan jalan tol.
“Pemkab Bogor ada Sekda dan Kepala Kantor BPN yang jago ngerti Jalan Tol, bahkan pak Bupatinya responsif,” ungkapnya.
Babah Alun berharap, wacana pembahasan Jalan Tol terus berlanjut dengan Pemkab Bogor.
“Kemarin kita bangun (Jalan Tol di) Sumedang 62 KM, di Bogor nanti kita baru 20-30 KM yang nanti kita bikin sambungin terus. Insya Allah wilayah Bogor lebih cuan, kalau Sumedang kita masih belum cuan,” tuturnya.
Sementara, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan dukungannya terhadap rencana pembangunan ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.
Kehadiran jalan tol tersebut diyakini akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di Kabupaten Bogor.
Rudy menegaskan Pemkab Bogor akan membantu seluruh proses yang menjadi kewenangannya agar tahapan pembangunan dapat berjalan lebih cepat.
“Kami memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan Jalan Tol Depok–Antasari. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen membantu seluruh proses yang menjadi kewenangan daerah, baik dari aspek administratif maupun dukungan di lapangan, sehingga tahapan pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan lancar,” kata Rudy.(*)




















