Bogor24Update – Dugaan kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan pensiunan ASN berusia 70 tahun di Rancabungur, Kabupaten Bogor terungkap setelah adanya perubahan fisik pada korban.
Hak tersebut diungkap Kepala Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Cecep Hidayat.
Ia menjelaskan, bahwa perubahan fisik yang terjadi pada tubuh korban baru disadari oleh pihak keluarga pada Selasa 28 Juli 2026.
Awalnya, kata dia, pihak keluarga menganggap ada kelainan pada perut korban lalu membawanya ke klinik.
“Namun hasil pemeriksaan USG, ternyata korban hamil 8 bulan,” ungkap Cecep kepada wartawan, Rabu 12 Agustus 2026.
Baca Juga : Pensiunan ASN Terduga Pelaku Pelecehan di Rancabungur Diperiksa Polres Bogor
Pihak keluarga kemudian mencoba menginterogasi korban yang masih berusia 15 tahun itu untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
“Setelah itu korban mengaku telah dilakukan pemerkosaan oleh terduga pelaku,” kata Cecep.
Kemudian, keluarga korban mencoba menghubungi terduga pelaku yang saat itu pergi sejak April 2026 ke Makassar.
“Ketika ditelepon itu terduga pelaku mengatakan ‘Bukan saya saja yang melakukan (pelecehan ke korban), korban banyak pacarnya,” tuturnya.
Baca Juga : Diduga Lecehkan Remaja Perempuan, Pensiunan ASN di Rancabungur Diringkus Polisi
Lalu pada Rabu, 29 Juli 2026, keluarga korban melaporkan kejadian itu ke Pemerintah Desa (Pemdes) Cimulang mengenai kasus tersebut. Kasus itu lalu ditindaklanjuti dengan cara mediasi dari kedua belah pihak.
“Hasil mediasi, keluarga korban menolak menikahkan korban dengan terduga pelaku dan meminta terduga pelaku mempertanggungjawabkannya sesuai hukum,” pungkasnya.(*)




















