Bogor24Update – Polsek Bogor Tengah menindaklanjuti beredarnya video yang memperlihatkan dugaan aksi bullying atau perundungan terhadap sejumlah siswi di media sosial.
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo mengatakan, pihaknya telah melakukan klarifikasi terkait video tersebut.
Dari hasil klarifikasi, tiga korban merupakan siswi salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Kota Bogor.
Aksi tersebut terjadi di kawasan Jalan Malabar, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, pada Selasa, 11 Agustus 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.
Waluyo mengatakan, kejadian berawal dari adanya informasi dalam percakapan bahwa salah satu korban diduga membicarakan salah satu terduga pelaku suka membawa temannya ke tempat kos hingga pulang subuh.
“Kemudian terjadi dugaan kekerasan yang dilakukan oleh para pelaku terhadap korban. Satu terduga pelaku berinisial M siswi SMP serta dua terduga pelaku AL dan N dari SMK,” terangnya.
Setelah kejadian itu, pada Selasa malam atau sekitar pukul 19.00 WIB, orang tua dari M dan N mendatangi rumah korban NF dan W untuk menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan keluarganya.
“Dan orang tua korbanpun sudah memaafkan,” kata Waluyo.
Esoknya, pihak sekolah melakukan mediasi yang dilakukan oleh guru Bimbingan Konseling (BK) dan wali kelas dengan dihadiri para korban beserta orang tua, serta para terduga pelaku dan orang tuanya.
“Hasil dari mediasi itu disepakati saling bermaafan dan membuat pernyataan bersama,” katanya.
Namun pada malam harinya video kejadian dugaan bullying tersebut viral di media sosial. (*)






















