Bogor24Update – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim membuka Festival Kopi Legendaris yang digelar di area Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, pada Jumat, 21 Agustus 2026. Festival ini bagian dari rangkaian Festival Merah Putih (FMP) di Kota Bogor.
Kegiatan tersebut tidak hanya mengangkat produk kopi dan kuliner khas Bogor, tetapi juga menonjolkan sejarah panjang Kota Bogor dalam perkembangan kopi di Indonesia.
Dedie Rachim mengatakan, Kegiatan ini bagian dari rangkaian kegiatan pada bulan Agustus. Festival Merah Putih ini tidak lepas dari sejarah.
“Jadi Ada nilai nasionalisme yang kita bangun tetapi juga ada kebanggaan lokal,” ujar Dedie Rachim kepada wartawan.
Ia menjelaskan, Bogor memiliki kaitan historis menjadi salah satu tempat aklimatisasi bibit kopi di Indonesia pada masa lalu.
Selain itu, klub kopi pertama di Indonesia yang dikenal pada zaman Hindia Belanda juga didirikan di Bogor.
“Jadi ada nilai sejarah, nilai histori, di samping tentu kita bangga kopi menjadi produk andalan Indonesia dan Bogor punya kaitan sejarah perkopian,” ucapnya.
Dedie Rachim menambahkan, keberadaan salah satu kopi tertua di Kota Bogor yang telah diproduksi sejak 1925.
“Pada tahun 1925 sudah ada pabrik kopi pertama namanya Mba Sipit, tempanya di daerah Empang,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Ketua Festival Merah Putih, Syahril M. Said mengatakan Festival Kopi Legendaris tahun ini menghadirkan lebih banyak tenant dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
“Tahun ini jumlah tenant yang masuk untuk kopi legendaris ada tujuh. Yang lain kuliner, jadi antara makanan dan minuman ada 34, serta tujuh lagi adalah kerajinan,” ujarnya.
Dijelaskan ia, jumlah tenant meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menghadirkan sekitar 30 stan.
“Tahun ini, total terdapat 54 stan yang meramaikan festival. Jadi tahun ini lebih lengkap,” jelasnya.
Menurut Syahril, salah satu yang baru dalam Festival Kopi Legendaris tahun ini adalah kehadiran stan kerajinan. Selain itu, pilihan makanan dan minuman legendaris khas Bogor juga dibuat lebih beragam.
Sebelumnya, kata ia, terdapat lebih dari 200 produk yang masuk. Setelah melalui proses seleksi, akhirnya dipilih lebih dari 50 produk untuk ditampilkan dalam festival.
“Semua khas Bogor. mangkanya Kami memilih yang jadul. Jadul artinya produk dari Bogor yang dari dulu sudah ada, termasuk jajanan pasar. Hari ini kami tampilkan dalam festival ini,” jelas Syahril.
Ia menambahkan bahwa Festival Kopi Legendaris akan berlangsung selama tiga hari. Pada hari pertama, kegiatan dimulai pukul 13.00 hingga 20.00 WIB.
“Untuk besok dan lusa festival dibuka mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB,” pungkasnya. (*)





















