Bogor24Update – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan perluasan layanan bus listrik hingga Depok dan kawasan Puncak. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat transportasi publik sekaligus mendukung sektor pariwisata.
“Kami meminta ada beberapa unit yang dikhususkan untuk armada pariwisata,” ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam keterangannya yang dirilis Diskominfo, Minggu 23 Agustus 2036.
Ia menjelaskan, rute yang dipersiapkan antara lain menghubungkan Cibinong dengan Kebun Raya Bogor, serta Cibinong-Stadion Pakansari-Margo City di Depok.
Selain itu, Pemkab Bogor menyiapkan rute bus listrik dari kawasan Stadion Pakansari menuju Puncak hingga perbatasan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur.
“Sejumlah rute baru ini mulai dipersiapkan setelah Pemkab Bogor melakukan uji coba operasional bus listrik pada koridor Bojonggede-Sentul,” jelas Rudy.
Menurutnya, pengembangan rute tersebut diarahkan untuk memberikan alternatif transportasi menuju sejumlah kawasan wisata sekaligus memperluas jaringan angkutan umum yang ramah lingkungan.
Tak hanya rute wisata, Pemkab Bogor juga membuka opsi penambahan koridor reguler dari Bojonggede menuju kawasan Exit Tol Citeureup.
Rencana pengembangan koridor tersebut masih dibahas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, termasuk dengan mempertimbangkan keberadaan angkutan umum yang telah beroperasi.
“Kami meminta segera dikomunikasikan terlebih dahulu dengan beberapa pengusaha angkutan yang ada. Kami ingin ekonomi tetap bergerak dan terobosan baru tidak mengganggu dunia usaha yang sudah ada lebih awal,” ujarnya.
Rudy mengatakan, Pemkab Bogor juga menyiapkan skema kerja sama dengan pihak swasta dalam pengadaan maupun pengoperasian armada. Skema ini diharapkan dapat membuat pengembangan bus listrik tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dalam skema tersebut, pemerintah daerah dapat menyiapkan lahan parkir, stasiun pengisian daya atau charging station, serta sumber daya manusia. Sementara kebutuhan lainnya akan dikolaborasikan dengan mitra swasta.
“Kami persiapkan lahan parkir, stasiun charger juga kami persiapkan, lalu SDM kami kolaborasikan dengan SDM yang ada di Kabupaten Bogor, sehingga bagaimana caranya meminimalisir anggaran APBD yang keluar,” pungkas Rudy.(***)




















