Bogor24Update
No Result
View All Result
  • Login
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga
Bogor24Update
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga
No Result
View All Result
Bogor24Update
No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor24update
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Kota Bogor
  • Kabupaten Bogor
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Olahraga
  • Persikabo Corner
  • Hiburan
Home Cianjur24update

Waduk Cirata Surut, Ratusan Hektare Lahan di Cianjur Dimanfaatkan Warga Berococok Tanam

Reporter: Satria

Redaksi Cianjur24update by Redaksi Cianjur24update
20 September 2026
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Waduk Cirata Surut, Ratusan Hektare Lahan di Cianjur Dimanfaatkan Warga Berococok Tanam

Warga manfaatkan surutnya air Waduk Cirata, Cianjur, untuk bercocok tanam. (Foto/Istimewa)

Cianjur24Update – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Waduk Cirata, Maleber, Desa Gudang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Lahan yang biasanya terendam air kini berubah menjadi area pertanian setelah debit Waduk Cirata menyusut akibat musim kemarau panjang.

Ratusan hektare lahan yang muncul akibat surutnya air dimanfaatkan warga untuk bercocok tanam.

BACA JUGA :

Angka Tidak Sekolah di Cianjur Capai 46 Ribu, Bupati Dorong Warga Kembali Belajar Lewat PKBM

Angka Tidak Sekolah di Cianjur Capai 46 Ribu, Bupati Dorong Warga Kembali Belajar Lewat PKBM

19 September 2026
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jawa Barat 2026

Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jawa Barat 2026

19 September 2026
Ribuan Umat Muslim Gelar Salat Istisqa di Alun-Alun Cianjur, Berharap Hujan Segera Turun

Ribuan Umat Muslim Gelar Salat Istisqa di Alun-Alun Cianjur, Berharap Hujan Segera Turun

18 September 2026
Kapolda Jabar Resmikan Tugu Knalpot Ayam Pelung di Cianjur

Kapolda Jabar Resmikan Tugu Knalpot Ayam Pelung di Cianjur

16 September 2026

Beragam komoditas ditanam, mulai dari cabai, timun, labu, jagung, bawang daun, kacang panjang, kacang tanah hingga padi.

Lahan yang sebelumnya berada di bawah genangan air kini dipatok dan digarap warga. Luasan lahan yang dimanfaatkan masing-masing warga bervariasi, mulai dari sekitar satu hingga lima hektare.

Salah seorang warga Maleber, Apid, mengaku baru mulai memanfaatkan lahan tersebut untuk menanam cabai dan labu besar.

“Saya di sini kebanyakan cabai, tapi ada juga labu. Ini baru mau ditanam, kalau lahannya sekitar satu hektare lebih,” ujar Apid kepada Beritasatu.com, Sabtu 19 September 2026.

Menurut Apid, lahan yang kini ditanaminya sebenarnya merupakan kawasan yang sewaktu-waktu dapat kembali terendam apabila debit air Waduk Cirata meningkat.

Karena itu, ia menyadari adanya risiko kerugian, terutama jika tanaman yang baru ditanam belum sempat dipanen ketika air kembali menggenangi lahan.

“Iya ini tergenangi air, kena sampai sana, sampai warung. Kalau ada air ya sudah, rugi pasti. Tapi sudah risiko,” katanya.

Apid mengatakan, untuk menggarap lahan seluas lebih dari satu hektare tersebut, dirinya telah mengeluarkan modal sekitar Rp50 juta. Dana itu digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk membayar tenaga kerja.

“Modal Rp50 juta itu untuk semuanya, untuk lahan lebih dari satu hektare. Kalau ada air terus, modal Rp50 juta itu hangus. Sudah risiko, tapi saya sudah memprediksi kapan ada air naik,” ujarnya.

Ia menargetkan tanaman yang ditanam dapat dipanen sekitar tiga bulan mendatang, dengan catatan debit air Waduk Cirata belum kembali naik.

Sementara itu, warga lainnya, Aling, mengaku telah beberapa kali memanen timun selama musim kemarau. Dalam satu kali panen, hasil yang diperolehnya mencapai sekitar lima kuintal.

Timun tersebut kemudian langsung dijual kepada bandar dengan harga sekitar Rp3.000 per kilogram.

“Kalau timun sudah tiga kali panen selama kemarau ini, langsung dijual ke bandar. Setiap panen hasilnya lima kuintal,” kata Aling.

Selain timun, Aling juga menanam sejumlah komoditas lain di lahan yang mengering, seperti cabai, kacang panjang dan kacang tanah.

Menurutnya, surutnya air Waduk Cirata memberikan kesempatan bagi warga untuk memanfaatkan lahan yang selama ini berada di bawah genangan.

“Kalau tidak musim kemarau, air sampai sini, sampai ke sana yang ke rumah itu, tinggal atapnya saja. Tapi karena surut ditanami. Semuanya orang-orang pada nanam, cabai, nanam apa saja,” tuturnya.

Meski memberikan peluang bagi warga untuk mendapatkan penghasilan, pemanfaatan lahan tersebut tetap memiliki risiko. Tanaman dapat terendam dan rusak apabila debit air Waduk Cirata kembali meningkat.

Warga pun memilih memanfaatkan lahan yang mengering selama musim kemarau, dengan harapan tanaman dapat dipanen sebelum air kembali menggenangi kawasan tersebut.

Aling mengatakan, kenaikan air di Waduk Cirata berbeda dengan aliran sungai yang dapat meningkat secara cepat. Menurutnya, air di kawasan waduk biasanya naik secara perlahan.

“Enggak seperti di sungai. Kalau sungai mah buas, begitu. Ini mah enggak, sedikit-sedikit,” pungkasnya.

Surutnya Waduk Cirata di kawasan Maleber kini membuat lahan yang sebelumnya menjadi kawasan genangan berubah menjadi area pertanian sementara.

Warga memanfaatkan lahan yang mengering untuk menanam berbagai komoditas sekaligus mencari penghasilan di tengah musim kemarau.

Namun, aktivitas pertanian tersebut tetap bergantung pada kondisi debit Waduk Cirata. Jika air kembali naik, lahan dan tanaman yang digarap warga berpotensi kembali terendam. (*)

Tags: CianjurCianjur24Updatedebit air Waduk Cirata menyusutMusim kemarau
SendShare1Tweet1ShareShareSend
Previous Post

Bejat, Sekdis Dishub Sukabumi Sulap Kantor Jadi Karaoke untuk Cabuli 3 Siswi PKL

Next Post

Rumah Dua Lantai di Baranangsiang Bogor Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta

Redaksi Cianjur24update

Redaksi Cianjur24update

Related Posts

Angka Tidak Sekolah di Cianjur Capai 46 Ribu, Bupati Dorong Warga Kembali Belajar Lewat PKBM
Cianjur24update

Angka Tidak Sekolah di Cianjur Capai 46 Ribu, Bupati Dorong Warga Kembali Belajar Lewat PKBM

19 September 2026
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jawa Barat 2026
Cianjur24update

Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jawa Barat 2026

19 September 2026
Ribuan Umat Muslim Gelar Salat Istisqa di Alun-Alun Cianjur, Berharap Hujan Segera Turun
Cianjur24update

Ribuan Umat Muslim Gelar Salat Istisqa di Alun-Alun Cianjur, Berharap Hujan Segera Turun

18 September 2026
Kapolda Jabar Resmikan Tugu Knalpot Ayam Pelung di Cianjur
Cianjur24update

Kapolda Jabar Resmikan Tugu Knalpot Ayam Pelung di Cianjur

16 September 2026
Politeknik Bhakti Kencana Resmikan LPK dan Luncurkan Empat Layanan Berbasis Kebutuhan Masyarakat
Cianjur24update

Politeknik Bhakti Kencana Resmikan LPK dan Luncurkan Empat Layanan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

14 September 2026
Polres Cianjur dan Wartawan Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis dan Tiga ABK yang Hilang Kontak
Cianjur24update

Polres Cianjur dan Wartawan Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis dan Tiga ABK yang Hilang Kontak

11 September 2026
Next Post
Rumah Dua Lantai di Baranangsiang Bogor Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta

Rumah Dua Lantai di Baranangsiang Bogor Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta

Polisi Gerebek Pesta Gay di Villa Megamendung Puncak, 75 Pria Diamankan

Video Mesum Sesama Lelaki di Bogor Viral, Polisi Tangkap Pelaku

Please login to join discussion

BERITA POPULER

Angkot Kota Bogor

Tarif Angkot Kota Bogor Februari 2024, Lengkap dengan Rutenya

21 Februari 2024
Siap-siap Ribuan Massa kepung Balai Kota, Posko Logistik Aksi 2.6.26 Dibuka, Forum RT/RW Kota Sukabumi

Siap-siap Ribuan Massa kepung Balai Kota, Posko Logistik Aksi 2.6.26 Dibuka, Forum RT/RW Kota Sukabumi

1 Juni 2026
Detik detik saat pembacokan pelajar di Simpang Pomad, Kota Bogor. (Tangkapan layar dashcam William Sangga)

Detik-detik Pembacokan Pelajar di Simpang Pomad Bogor Terekam Dashcam Pengendara

17 Desember 2025
Pemkab Bogor Bakal Kerahkan Ikan Endemik untuk Basmi Sapu-Sapu

Pemkab Bogor Bakal Kerahkan Ikan Endemik untuk Basmi Sapu-Sapu

9 Mei 2026
Buron 2 Bulan, Eksekutor Pembacokan Pelajar SMK di Simpang Pomad Diringkus Polisi

Buron 2 Bulan, Eksekutor Pembacokan Pelajar SMK di Simpang Pomad Diringkus Polisi

20 Mei 2023

EDITOR'S PICK

Gagal Curi Motor Wartawan di Kota Bogor, Pelaku Tinggalkan Jejak Perusakan 

Gagal Curi Motor Wartawan di Kota Bogor, Pelaku Tinggalkan Jejak Perusakan 

29 Januari 2025
Pramuka Kota Bogor Mengabdi Tanpa Pamrih di Khitanan Massal

Pramuka Kota Bogor Mengabdi Tanpa Pamrih di Khitanan Massal

26 Januari 2026
Diliburkan 4 Hari, 2.100 Sopir Angkot di Puncak Bakal Dapat Kompensasi Rp800 Ribu

Diliburkan 4 Hari, 2.100 Sopir Angkot di Puncak Bakal Dapat Kompensasi Rp800 Ribu

9 Maret 2026
Disdik Bakal Panggil Kepala SD di Klapanunggal Buntut Dugaan Pencabulan Siswa

Disdik Bakal Panggil Kepala SD di Klapanunggal Buntut Dugaan Pencabulan Siswa

1 Februari 2024

TENTANG KAMI

Bogor24Update

Selamat Datang di Bogor24Update.id
Portal Berita yang dikelola oleh PT KARYA MEDIA INFINITE - SK Kemenkumham RI
NOMOR : AHU-038889.AH.01.30.Tahun 2022

◉ Redaksi ◉ Tentang Kami ◉ Pedoman Media Cyber ◉

© 2023 Bogor24Update

No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga

BOGOR24UPDATE © 2023

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In