Bogor24Update – Motif penganiayaan yang diduga dilakukan preman di area Pasar Griya Bukit Jaya, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor terhadap perempuan, terungkap.
Berdasarkan keterangan Misna Silalahi mertua dari korban, peristiwa yang terjadi pada Senin 5 Oktober 2026 pukul 10.15 WIB itu dipicu aktivitas pembuangan sampah yang dilakukan oleh anak buahnya ke mobil pengangkut sampah.
Dari hal itu, terduga pelaku berinisial W mendatangi lapaknya dan mempertanyakan asal sampah tersebut ke korban hingga terjadi cekcok dan pemukulan.
“Hanya gara-gara sampah, kalau seandainya saya tau tidak boleh dibuang ke sana ya saya tidak bakal buang ke sana, padahal di sana juga kan kami bayar,” ujar Misna kepada wartawan, Rabu 7 Oktober 2026.
Baca Juga : Pria Diduga Preman Aniaya Perempuan di Gunungputri
Akibat aksi pemukulan itu, Misna mengakui bahwa kondisi menantunya saat ini menjadi sulit berbicara.
“Menantu saya dipukul di pipi sebelah kiri yang membuat kondisinya sekarang sulit bicara, bahkan tertawa aja tidak bisa,” ucapnya.
Misna mengungkapkan, saat ini dirinya telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian meski telah ada upaya damai yang dilakukan oleh orang tua pelaku.
“Orang tuanya datang ke saya minta maaf dan sempat membersihkan telur-telur yang dilempar pelaku, tapi saya minta ini dihukumlah sesuai hukum,” pungkasnya.(*)





















