Sukabumi24update – Tradisi menjelang Hari Raya Idul Adha di Ponpes Dzikir Al Fath, Kota Sukabumi terlihat unik. Sehari sebelum disembelih, hewan kurban domba di sana dirias cantik dengan aksesoris yang nyentrik.
Kegiatan bertajuk Festival Qurban Idul Adha rutin diselenggarakan Ponpes Dzikir Al Fath setiap tahun. Rangkaian acara terdiri dari fashion show domba lalu di hari berikutnya dilanjut dengan nyate terpanjang.
Pada fashion show domba tahun ini, sebanyak 6 ekor domba dirias menyesuaikan tema masing-masing kelompok. Tema yang ditampilkan cukup unik, seperti perjalanan santri hingga bisa ke luar negeri, hingga Milangkala Tatar Sunda.
Santri dari tingkatan PAUD hingga SLTA mengeluarkan kreativitasnya dalam penampilan fashion show domba. Tak sedikit yang mengenakan pakaian kepada domba serta ditambah atribut pendukung. Sebelum dirias, domba dimandikan dan dibersihkan terlebih dahulu.
Salah satu santri yang masih duduk di kelas 11 MA, Amira Faiza Azmi mengatakan, dalam festival ini dia menampilkan fashion show domba dengan tema Persembahan Warisan Budaya Takbenda Ponpes Dzikir Al Fath di Milangkala Tatar Sunda. Domba yang dirias mengenakan pakaian hitam dan pernak-pernik berwarna emas.
“Dombanya itu sebagai pembawa kereta kencana prajurit. Jadi dombanya itu adalah sebagai prajurit kereta kencana yang membawa mahkota Binokasih, yang ceritanya diserahkan santri yang memerankan Bapak KH Muhammad Fajar Laksana kepada Bapak Dedi Mulyadi,” ujar Amira, Selasa 26 Mei 2026.
Penampilan unik yang ditampilkan kelompoknya membutuhkan persiapan selama kurang dari satu minggu. Menariknya, aksesoris yang digunakan untuk fashion show domba memanfaatkan barang-barang bekas.
“Cukup sulit sebenarnya. Soalnya kita harus seminggu kurang kita mempersiapkan ini. Dari mulai dari pernak-perniknya dan juga dari alurnya itu yang lumayan agak membuat pusing gitu. Alhamdulillah kita menggunakan barang-barang yang ada. Seperti kayak triplek, kita alhamdulillah enggak beli, soalnya kita mencari barang-barang yang bisa kita daur ulang,” sebutnya.
Pimpinan Ponpes Dzikir Al Fath KH Fajar Laksana menyampaikan, tradisi fashion show domba kali ini dikombinasikan dengan penampilan drama kabaret dari para santri.
“Selain ada fashion show domba, juga para santri dikembangkan kreativitasnya untuk membuat suatu cerita dan bahkan dibantu dengan metode kabaret,” kata Fajar, Selasa 26 Mei 2026.
Selain untuk mengasah kreativitas para santri, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendidik santri agar memuliakan dan membersihkan domba sebelum disembelih.
“Artinya kita punya adab juga terhadap hewan ternak itu. Jadi, hewan ternak yang akan kita korbankan untuk ritual dalam ajaran Islam setahun sekali itu, jangan dibuat mereka seperti hewan-hewan yang kurang beradab, termasuk dalam penyembelihannya. Karena hewan itu akan menjadi perantara kita bisa mendapatkan nikmatnya Allah,” tuturnya.
Tak hanya itu, melalui kegiatan ini dia juga mengajak masyarakat untuk berkurban. Sebab, Hari Raya Idul Adha merupakan momentum untuk melaksanakan ibadah kurban seperti yang diperintahkan Allah dalam QS Al Kautsar.
“Kurban ini bisa menyebabkan kita masuk surga. Ya, acara ini untuk mengajak mari sama-sama kita berkurban demi kepentingan kita semua dalam rangka juga menjaga syariat ajaran Islam. Dan yang paling terpenting juga, menyebabkan supaya kita bisa berbagi. Di sini ada aspek sosialnya juga,” paparnya.




















