Bogor24Update – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026.
Salah satu agenda utamanya adalah aksi bersih-bersih Sungai Ciliwung yang melibatkan sekitar 1.000 peserta.
Kegiatan dipusatkan di Kampung Bebek, Jalan PKPN RT 02 RW 07, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Selain aksi peduli lingkungan, peringatan Harganas 2026 juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan yang melibatkan unsur pemerintah, komunitas, hingga masyarakat.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan rangkaian Harganas telah dipersiapkan melalui sejumlah rapat koordinasi bersama DPPKB, para camat, serta organisasi perangkat daerah (OPD) lintas sektor.
“Tentu ini merupakan langkah yang tidak hanya seremonial, tetapi seremoni yang memberikan dampak positif untuk masyarakat,” ujarnya.
Jenal menjelaskan, selain Harganas, aksi bersih-bersih Sungai Ciliwung tersebut juga bertepatan dengan Hari Sungai Nasional pada 28 Juli.
“Jadi ini adalah kolaborasi dari berbagai OPD, komunitas masyarakat, generasi muda, Duta Genre, hingga komunitas pesepeda, pesertanya kurang lebih ada 1000 orang,” ucapnya.
Selain kegiatan peduli lingkungan, Pemkot Bogor juga menghadirkan berbagai layanan sosial, seperti dapur gizi untuk penanganan stunting, pembagian 200 paket sembako bagi keluarga berisiko stunting, bantuan untuk balita, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga dapur berbagi.
“Kemudian ada juga Gerakan Ayah Tangguh yang mengajak para ayah memasak makanan untuk disuguhkan ke seribu masyarakat di lokasi Gedung Halang, Kecamatan Bogor Utara,” jelasnya.
Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang cerdas, kuat, dan berkarakter.
“Jadi esensinya adalah keluarga yang kompak dan solid mudah-mudahan sebagai sebuah pondasi modal untuk kemaslahatan di masa yang akan datang, terutama anak-anak yang harus kita didik mulai dari cinta lingkungan, cinta olahraga, ikhtiar untuk menjaga fisik agar tetap sehat, 2045 karena mereka lah yang akan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia,” bebernya.
Di lokasi yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy, mengapresiasi pelaksanaan Harganas 2026 yang dinilai mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, komunitas, dan masyarakat.
“Alhamdulillah acara berjalan dengan baik dan lancar. Ini membuktikan bahwa soliditas dan kolaborasi menjadi kekuatan penting bagi Kota Bogor sekaligus menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menjelaskan bahwa Harganas 2026 melibatkan 14 organisasi perangkat daerah (OPD) dan 21 mitra kolaborasi.
Rangkaian kegiatan dibagi ke dalam sembilan klaster, yakni peduli lingkungan, peduli lansia, peduli stunting, peduli hunian melalui perbaikan rumah layak huni sederhana, peduli ekonomi, peduli pendidikan dan remaja, Gerakan Ayah Teladan, UMKM lokal, serta dapur berbagi.
Menurut Marse, kolaborasi lintas sektor tersebut bertujuan meningkatkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, mitra pembangunan, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan serta kesejahteraan keluarga.
Ia menambahkan, peringatan Harganas tahun ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan Hari Peduli Sungai Nasional.
Dalam kegiatan tersebut, DPPKB menggandeng Duta Genre, Milenial Bergerak, serta Pramuka untuk menggelar aksi bersih-bersih Sungai Ciliwung.
“Hari ini kami ingin mengajarkan kepada para remaja untuk mencintai lingkungan, menjaga kesehatan, dan menjaga kesehatan mereka demi tercapainya Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.(*)






















