Bogor24Update – Dalam Rangka memperingati hari ulang tahun Kebun Raya Bogor (KRB) ke-209 tahun, Taman Araceae di kawasan KRB diresmikan, pada Senin, 18 Mei 2026.
Peresmian taman tersebut sebagai bentuk penguatan fungsi konservasi dan eduwisata. Taman ini menghadirkan koleksi tanaman dari famili Araceae yang dikenal memiliki keunikan bentuk, keragaman spesies, serta nilai ilmiah yang tinggi.
Peresmian Taman Aracae ini dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama dengan PT. Mitra Natura Raya, selaku mitra BRIN dalam pengelolaan Kebun Raya Bogor.
Taman Araceae Kebun Raya Bogor dibangun sejak 2010 dan mulai dinikmati oleh pengunjung pada 2017 sekaligus sebagai puncak mekarnya Bunga Bangkai Raksasa sang Amorphophallus titanum.
Kemudian pada 2020 taman ini mulai direvitalisasi secara bertahap sampai 2025, mulai dari konsep penataan sampai jalur edukasinya.
“Dan hari ini, pada HUT Kebun Raya Bogor ke-209 tahun tanggal 18 Mei 2026, taman yang terletak di samping Secret Garden Cafe ini telah diresmikan sebagai taman yang dapat dinikmati dan menjadi sarana edukasi bagi para pelajar dan pengunjung yang memiliki ketertarikan terhadap keluarga talas-talasan. Tujuan pembangunan taman ini untuk mengedukasi kepada masyarakat akan tumbuhan Araceae dan juga potensinya untuk kehidupan sehari-hari,” ungkap Managing Director KebunRaya.id (PT. Mitra Natura Raya) Pengelola Kebun Raya Bogor, Marga Anggrianto.
Sementara itu, Direktur Pengelolaan Koleksi Ilmiah (DPKI) BRIN, Sasa Sofyan Munawar mengatakan, Kebun Raya Bogor bukan sekadar taman botani. Kebun Raya Bogor adalah ruang sejarah, pusat ilmu pengetahuan, laboratorium hidup, sekaligus simbol perjalanan panjang konservasi keanekaragaman hayati Indonesia.
Sejak didirikan pada 1817, Kebun Raya Bogor telah menjadi rumah bagi ribuan koleksi tumbuhan yang bernilai ilmiah, ekologis, budaya, dan ekonomi. Lebih dari dua abad perjalanan tersebut menjadikan Kebun Raya Bogor sebagai salah satu institusi konservasi tumbuhan tropis paling penting di dunia.
Pada momentum yang sangat istimewa ini, BRIN menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai, peneliti, teknisi, kurator, gardener, tenaga konservasi, dan semua pihak yang telah menjaga denyut kehidupan Kebun Raya Bogor selama ini. Dedikasi tersebut merupakan fondasi penting dalam memastikan keberlanjutan konservasi tumbuhan Indonesia.
BRIN juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada PT. Mitra Natura Raya sebagai mitra pengelola Kebun Raya Bogor yang terus mendukung pengembangan kawasan kebun raya secara inovatif, edukatif, dan berkelanjutan.
‘’Secara khusus, BRIN menyampaikan apresiasi atas revitalisasi Taman Araceae di Kebun Raya Bogor, sebuah taman tematik yang mengoleksi berbagai jenis tumbuhan talas-talasan dari suku Araceae. Revitalisasi ini bukan hanya memperindah kawasan kebun raya, tetapi juga memperkuat fungsi edukasi, konservasi, dan interpretasi koleksi ilmiah kepada masyarakat luas,’’ jelasnya.
Sasa menghimbau masyarakat untuk terus mencintai kebun raya, mencintai ilmu pengetahuan, dan mencintai lingkungan. Kebun Raya Bogor harus menjadi ruang inspirasi, ruang edukasi, dan ruang tumbuh bagi kesadaran ekologis bangsa Indonesia.
‘’Semoga di usia ke-209 tahun ini, Kebun Raya Bogor semakin maju, semakin mendunia, dan semakin memberikan manfaat nyata bagi ilmu pengetahuan, konservasi, pendidikan, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,’’ ungkapnya.
Selain peresmian Taman Araceae yang direvitalisasi oleh PT. Mitra Natura Raya, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon bersama antara BRIN, PT Mitra Natura Raya dan Pemerintah Kota Bogor.
Dua kegiatan bersama tersebut dilakukan untuk kembali menegaskan sinergitas dalam pengelolaan Kebun Raya Bogor, ini selaras dengan tema Sustainable Development Goals (SDG) poin 17 di mana menegaskan kemitraan untuk mencapai tujuan.
Adapun tanaman yang ditanam oleh BRIN, MNR dan Pemkot Bogor dalam rangka HUT KRB ke-209, Calyptrocalyx spicatus (Lam.) Blume dan Pinanga coronata (blume) Blume. (*)





















