Jenal menegaskan bahwa dirinya hanya mendaftarkan diri di DPC Gerindra Kota Bogor, tidak mendaftarkan ke partai lain, padahal beberapa partai juga membuka penjaringan bakal cawalkot Bogor.
“Justru saya bertanya kader partai daftar ke partai lain itu menjadi keraguan kekaderannya, artinya kalau saya kan yang lahir dari partai Gerindra sejak tahun 2008 untuk gabung di partai Gerindra dan mendirikan Gerindra di Kota Bogor sehingga yang menjadi kepercayaan dan kebanggaan saya ya dari Gerindra sendiri,” tegasnya.
“Kalau kita daftar ke partai lain justru menjadi tanda tanya menurut saya, artinya kurang kepercayaan dirinya dari partai sendiri,” imbuh Jenal.
Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Kota Bogor, Sopian Ali Agam menuturkan, hari ini merupakan hari terakhir pendaftaran bakal cawalkot Bogor. Ia menyebut ada delapan nama yang mendaftar termasuk mengembalikan formulirnya.
“Kita penutupan pendaftaran hari ini, tercatat ada delapan calon yang telah mendaftar dan mengembalikan formulir diantaranya Dr. Raendi Rayendra, Farhat Abbas, Dedie A. Rachim, Sendi Fardiansyah, Eka Maulana, Aji Jaya Bintara, Jenal Mutaqin dan saya sendiri,” katanya.
Tahap selanjutnya, lanjut Sopian, berkas para bakal calon akan dikaji dan pemanggilan kepada mereka untuk menjadi bahan pembahasan di rakercab nanti.
“Dan Insyaallah pada 16-18 Mei 2024 berkas para calon akan disampaikan ke DPD Gerindra Jawa Barat, kemudian nanti DPD yang akan melakukan penyaringan atau seleksi. Sejauh ini persyaratan dan berkas para calon yang telah mendaftar sudah bisa dikatakan lengkap meskipun ada kekurangan sedikit tapi bisa dilengkapi,” pungkasnya. (*)