Cianjur24update – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Mabes Polri melalui Tim Staf Manajemen Operasi (Stamaops) turun langsung melakukan supervisi ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu 14 Maret 2026.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik serta kelayakan sarana prasarana yang digunakan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Tim supervisi yang dipimpin Brigjen Pol. Auliansyah Lubis, S.I.K., M.H., bersama Brigjen Pol. Tri Atmodjo M., S.I.K., disambut Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi beserta jajaran pejabat utama Polres Cianjur di Pos Terpadu.
Dalam pemaparannya, Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi menjelaskan bahwa wilayah Cianjur memiliki karakteristik yang cukup kompleks karena menjadi daerah tujuan mudik sekaligus jalur lintas utama menuju sejumlah destinasi wisata di Jawa Barat.
“Kami menyiagakan 1 Pos Terpadu, 13 Pos Pengamanan (Pospam), dan 10 Pos Pelayanan (Posyan). Fokus kami tidak hanya pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti pencurian rumah kosong saat ditinggal mudik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengamanan mudik di wilayah Cianjur juga melibatkan sinergi lintas instansi, mulai dari Kodim 0608 Cianjur, Pemerintah Kabupaten Cianjur, Basarnas, hingga berbagai stakeholder terkait.
Sementara itu, Ketua Tim Supervisi Stamaops Polri Brigjen Pol. Auliansyah Lubis menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel di lapangan, mengingat dalam 12 hari ke depan mobilitas masyarakat diprediksi akan meningkat signifikan.
“Pengelolaan jalur wisata di Cianjur harus dilakukan secara optimal. Jangan sampai terjadi kekosongan personel di pos-pos yang sudah ditentukan. Pengawasan harus dilakukan secara berkala,” tegasnya.
Dalam arahannya, tim supervisi juga menekankan beberapa hal penting, di antaranya memastikan personel selalu siaga di Pospam, Posyan, dan Pos Terpadu sesuai ploting tugas. Selain itu, personel yang bersifat mobile juga harus disiapkan untuk merespons cepat jika terjadi kemacetan atau gangguan keamanan.
Selain memberikan arahan operasional, tim juga melakukan pengecekan langsung terhadap kelayakan sarana prasarana serta dukungan logistik bagi anggota yang bertugas selama Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Melalui kegiatan supervisi ini, Tim Stamaops Polri berharap pengamanan arus mudik dan arus balik di wilayah Cianjur dapat berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat merasa nyaman saat melintas maupun berkunjung ke daerah tersebut. (*)





















