“Kondisi yang di Rumah Sakit Juliana, tadi pasien sempat berobat ke Puskesmas Cipaku, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Juliana dan tadi jam 4 sore ada kabar satu pasien meninggal dunia,” ungkapnya.
Kendati begitu, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian apakah akibat keracunan. Hingga kini, Dinkes Kota Bogor tengah berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Juliana.
Ia mengungkapkan, hampir 50 pasien yang ditangani di Puskesmas Cipaku dari siang hari, rata-rata mengalami gejala yang sama, yaitu diare, muntah, dan sakit perut.
Mereka diduga mengalami gejala keracunan seusai menyantap hidangan dari acara haul yang digelar salah satu warga setempat pada Sabtu malam.
“Setelah dianalisis karena ada riwayat yang sama, sehari sebelumnya mereka makan dari acara haul di RW12 Kelurahan Cipaku,” terangnya.
Saat ini, kata Retno, surveilans kesehatan dari Dinkes Kota Bogor dan Puskesmas Cipaku tengah menginvestigasi dan mencari sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium, termasuk spesimen muntahan atau feses untuk mengetahui penyebab keracunannya.
“Jadi ini dugaannya karena sumber yang sama (keracunan) makanan di acara haul,” katanya. (*)