Bogor24Update – Sebanyak 715 kilogram (kg) sampah berhasil diangkut dari aliran Sungai Ciliwung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, dalam kegiatan bersih-bersih sungai, Jumat 25 September 2026.
Kegiatan yang digelar Komunitas Domba Tubing bersama PT PLN Energi Primer Indonesia itu juga melibatkan warga sekitar.
Ketua Komunitas Domba Tubing, Budi Ijong, menyebut perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat terhadap kebersihan sungai masih dinilai kurang.
“Hari ini kita melakukan giat bersih-bersih sungai bersama yang mana kita ketahui, perhatian Pemda dan Pemprov masih kurang terhadap kebersihan sungai,” ujar Budi kepada wartawan.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta melakukan penyisiran aliran sungai sepanjang 4 kilometer menggunakan perahu karet. Dari penyisiran itu, sebanyak 715 kg sampah berhasil dikumpulkan dan kemudian diangkut menggunakan mobil sampah.
“Ada 715 kilogram sampah yang diangkut yang kemudian dibawa oleh mobil sampah untuk dibuang ke TPA Galuga,” ucapnya.
Sementara itu, Vice President Management Energi Primer, Penelitian, Pengembangan dan ESG PLN Indonesia, Amril Muntaha, mengatakan kegiatan gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperingati Hari Ozon Sedunia pada 16 September dan Hari Sungai Sedunia pada 27 September.
“Kegiatan gabungan ini bentuk kepedulian PLN RI untuk Indonesia dalam rangka memperbaiki ozon usai penanaman pohon dan pembersihan sungai dari banyaknya sampah,” kata Amril.
Menurut Amril, kegiatan pembersihan sungai dari sampah juga menjadi agenda rutin PLN RI yang dilaksanakan setiap tahun.
“Ini program rutin tiap tahunnya dengan tujuan melestarikan lingkungan,” tuturnya.
Selain menjaga kebersihan sungai, Amril mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya mendukung program Pemda terkait Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dan PSE Pirolisis atau Solar di TPA Galuga.
“Selain itu, sampah ini juga akan diolah oleh komunitas dan akan dilakukan pemilahan sehingga bisa diolah kembali sampah-sampah tersebut,” paparnya.
Lebih lanjut, Amril berharap kegiatan kolaborasi tersebut dapat meningkatkan kepekaan generasi muda terhadap lingkungan, khususnya dalam menjaga kebersihan sungai.
“Kegiatan ini adalah hanya bagian terkecil, namun yang paling pentingnya adalah masyarakat bisa membuang sampah pada tempatnya, yakni di tempat sampah bukan di sungai,” pungkasnya.(*)




















