Para pelaku masuk ke dalam minimarket setelah menjebol atap dan plafon. Mereka sebelumnya memanjat tembok belakang minimarket.
“Pelaku lewat belakang, di situ ada rumah kosong. Kemudian panjat tembok dan merusak tembok atap yang terbuat dari asbes dan merusak plafon,” paparnya.
Atas kejadian itu, pihak minimarket mengalami kerugian sekitar Rp15 juta. Dalam aksinya, para pelaku menggasak rokok bermacam merek dan juga kosmetik.
Saat ini, kata Ipda Imam, kasus pencurian tersebut tengah ditangani dengan mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan para saksi.
“Kita sudah melakukan olah TKP, mencari keterangan saksi-saksi yang ada Indomaret maupun yang ada di luar. Kita sudah menyita CCTV dan masih mencari CCTV di sekitar TKP untuk melihat pelaku dari arah mana,” tandasnya.
Ipda Imam mengatakan, untuk para pelakunya dimungkinkan berbeda dengan kasus pembobolan mesin ATM di minimarket di Kelurahan Curug, baru-baru ini.
“Kayaknya beda. Karena yang di Cilendek Timur juga mesin ATM tapi tidak dilakukan pengrusakan,” ujarnya. (Haris)