Bogor24Update – Kabupaten Bogor menjadi wilayah tertinggi banyaknya Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Jawa Barat.
Berdasarkan data yang didapat, jumlah ODGJ di Kabupaten Bogor mencapai 7.321 orang. Kemudian disusul Sukabumi di posisi kedua dengan jumlah 3.930, Kota Bandung 3.571, Karawang 3.315, Bekasi 2.970, Cirebon 2.438, Majalengka 2.292, Kota Bogor 2.194, Kota Depok 1.888, dan Ciamis 1.839.
Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf mengatakan bahwa ODGJ masuk dalam 12 kelompok Pemerhati Atensi Sosial (PAS).
“ODGJ menjadi salah satu dari sekian banyak kelompok rentan, termasuk anak-anak yang berhadapan dengan hukum, anak terlantar, orang atau keluarga berpenghasilan rendah seperti pengemis, gelandangan, dan korban perdagangan orang,” ujar Saifullah kepada wartawan di Cibinong, Senin 29 Juni 2026.
Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat kaitan tingginya ODGJ di Bumi Tegar Beriman.
Mengingat, lanjut dia, hal tersebut merupakan persoalan yang cukup krusial jika terus dibiarkan.
“Kita terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah tentang data-data tersebut, setelah kita tau data by name by addressnya nanti kita bisa intervensi secara bersama-sama karena kita punya layanan residensial, sehingga diperlukan atau juga layanan-layanan yang masuk bagian kelompok rentan yang membutuhkan perawatan,” tegas Gus Ipul. (*)






















