Bogor24Update – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dramaga 4 diberhentikan sementara usai diduga sebabkan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 489 siswa hingga guru di SMPN 1 dan 2 Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor, Haidir mengatakan kebijakan itu diberlakukan sejak kemarin, Selasa 27 Oktober 2026.
“Operasional SPPG Dramaga 4 dihentikan mulai hari pengumuman hingga waktu yang belum ditentukan,” ujar Haidir dalam keterangannya, Rabu 28 Oktober 2026.
Baca Juga : Bertambah! Korban Diduga Keracunan MBG di SMPN 1 dan 2 Dramaga Jadi 489 Orang
Haidir menjelaskan, penghentian dilakukan sebagai tindak lanjut atas beberapa temuan yang tidak sesuai prosedur operasional yang seharusnya dijalankan.
“Berdasarkan investigasi awal, dugaan sementara mengarah pada penggunaan bumbu kacang yang telah diolah oleh pihak ketiga sebelum digunakan oleh SPPG Dramaga 4,” tuturnya.
Haidir menuturkan, kejadian yang menyebabkan ratusan orang keracunan itu akan dijadikan bahan evaluasi agar tiap dapur SPPG bisa memperbaiki pengolahan dan pendistribusian makanan ke depannya.
Baca Juga : 481 Siswa Diduga Keracunan MBG, SMPN 1 dan 2 Dramaga PJJ Selama Dua Hari
Bahkan, lanjut dia, Badan Gizi Nasional (BGN) juga menyatakan akan memberikan sanksi tegas kepada SPPG yang terbukti menjalankan operasional tidak sesuai dengan standar operasional prosedur.
“Kasus dugaan keracunan di Dramaga ini menjadi perhatian terhadap pentingnya pengawasan rantai pengolahan dan distribusi makanan dalam pelaksanaan program MBG, guna memastikan makanan yang diberikan kepada siswa memenuhi standar keamanan pangan,” pungkasnya.(*)






















