Bogor24Update – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade angkat suara usai dirinya tak hadiri pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi upah pungut yang terjadi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Jaro Ade tak memberikan keterangan yang detail akan alasannya tidak menghadiri panggilan yang seyogyanya dijadwalkan kemarin, Selasa 27 Oktober 2026 ini.
Namun kini, ia mengaku siap untuk memenuhi panggilan KPK yang telah menjadwal ulang rencana pemanggilan tersebut besok, Kamis 29 Oktober 2026.
“Penjadwalan ulang, kita hormati sebuah prosesnya,” ujar Jaro Ade kepada wartawan di Cibinong, Rabu 28 Oktober 2026.
Baca Juga : Sejumlah Pejabat Diperiksa, KPK Dalami Dugaan Aliran Upah Pungut di Pemkab Bogor
Ia pun kini mengaku menunggu jadwal ulang tersebut.
“Kita masih menunggu, kita sebagai warga negara harus menghormati dan harus taat terhadap sebuah proses,” tuturnya.
Di samping itu, Jaro Ade enggan memberikan komentar lebih jauh terkait dugaan kasus yang kini mengharuskan ia menjalani pemeriksaan KPK tersebut. Termasuk siapa saja yang diperiksa
“Untuk siapa-siapanya yang dipanggil nanti komunikasinya dengan bantuan hukum pemerintah daerah,” pungkasnya.(*)





















