Bogor24Update – Suasana berbeda terlihat pada pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (2/8/2026).
Sejumlah pedagang UMKM tampil mengenakan pakaian adat Sunda saat berjualan, menciptakan nuansa budaya yang menjadi daya tarik bagi para pengunjung.
“Pak Bupati selalu mengingatkan bahwa identitas itu penting. Karena itu kami mengajak para pedagang mengenakan pakaian adat Sunda saat berjualan di CFD,” kata Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika kepada wartawan.
Dari sekitar 256 pedagang yang berjualan di kawasan CFD, sebagian di antaranya telah mengenakan busana khas Sunda, mulai dari pangsi, totopong, hingga kebaya bernuansa modern.
Ajat menjelaskan, penggunaan pakaian adat Sunda merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk memperkuat identitas budaya lokal sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang berkunjung ke CFD.
Ia pun sempat berbincang langsung dengan para pedagang. Menurutnya, mereka menyambut baik inisiatif tersebut dan merasa nyaman mengenakan pakaian adat saat berjualan.
“Saya berbincang langsung, mereka senang dan merasa nyaman, tidak kepanasan saat menggunakannya,” ujarnya.
Menurut Ajat, perpaduan aktivitas UMKM dengan nuansa budaya Sunda mampu menciptakan suasana yang lebih menarik dan menjadi nilai tambah bagi pelaksanaan CFD.
“Kalau para pedagang tampil dengan pakaian adat, tentu akan menjadi keunikan tersendiri. Harapannya masyarakat semakin tertarik datang dan berbelanja di CFD,” jelasnya.
Ke depan, Pemkab Bogor berencana menjadikan penggunaan pakaian adat Sunda sebagai kebiasaan dalam pelaksanaan CFD. Namun, penerapannya akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan pendekatan persuasif.
Selain itu, pemerintah akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk membantu penyediaan pakaian adat bagi para pedagang agar kebijakan tersebut tidak menjadi beban.
“Kami ingin ini menjadi budaya yang baik. Tidak memaksa, tetapi akan kami fasilitasi agar ke depan para pedagang bisa tampil seragam dengan pakaian adat Sunda,” tandas Ajat.(*)





















