Usai golnya dianulir VAR, drama kembali tersaji di menit ke-64 saat Persita Tangerang mendapatkan hadiah penalti.
Ahmad Nur Hardianto yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menuntaskan tugasnya dengan dimentahkan oleh penjaga gawang.
Namun, tendangan penalti tersebut harus diulang karena kaki penjaga gawang Muhammad Riyandi telah maju satu langkah di garis. Hasilnya, Ahmad Nur Hardianto akhirnya mampu melepaskan tendangannya di menit ke-66.
Unggul 2-0, tim berjuluk Pendekar Cisadane itu mulai menurunkan tempo permainannya hingga skor tersebut bertahan dengan kemenangan yang berhasil diraih tuan rumah Persita Tangerang.
Atas hasil itu, Persita Tangerang posisinya naik ke peringkat 9 dengan torehan 21 poin dari 13 laga.
Sedangkan Persis Solo, posisinya masih tertahan di zona degradasi peringkat ke-16 dengan torehan 8 poin dari 13 laga.(*)