Bogor24Update – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mendorong para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menggunakan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), sebagai alat memperkuat daya saing.
Hal tersebut disampaikan Dedie Rachim saat menghadiri seminar nasional UMKM Digital, di aula lantai 6 Gedung A Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan, Kamis, 24 September 2026.
Menurut Dedie, bahwa teknologi dapat membantu UMKM dalam berbagai aspek, mulai dari memperbaiki kemasan produk, menghasilkan materi promosi, membaca tren pasar, hingga memperluas akses pemasaran.
Meski begitu, ia menilai teknologi tetap harus berjalan beriringan dengan kualitas produk dan integritas pelaku usaha.
“AI adalah alat untuk memperbesar kemampuan manusia. Dia tidak menggantikan kreativitas, pengalaman, kejujuran, kerja keras, keberanian mengambil keputusan, dan tanggung jawab moral manusia,” kata Dedie.
Penggunaan teknologi tanpa integritas, kata Dedie, dapat menimbulkan persoalan baru. Demikian juga dengan strategi branding yang tidak diikuti kualitas produk hanya akan menghasilkan janji yang tidak bertahan lama.
“Branding tanpa kualitas hanya akan melahirkan janji yang kosong. Yang membangun kepercayaan dalam jangka panjang adalah produk yang baik, komunikasi yang jujur, perlindungan data, serta tanggung jawab kepada konsumen,” jelasnya.
Pada kesempatan itu juga, Dedie menyoroti tantangan besar Indonesia dalam memanfaatkan potensi sumber daya dan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Menurut dirinya, Indonesia memiliki kekayaan alam yang besar, mulai dari emas, nikel, timah, hingga sektor perkebunan.
Namun, kekayaan tersebut harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengelola dan mengembangkan teknologi.
“Kita memiliki sumber daya yang luar biasa, tetapi tantangannya adalah bagaimana kita menyiapkan manusia yang mampu menguasai dan menciptakan teknologi, bukan hanya menjadi pengguna teknologi,” tuturnya. (*)




















