Cianjur24Update – Kasus meninggalnya seorang warga Cianjur setelah diduga dianiaya karena mencuri dua labu siam mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Hj Susilawati SH MKP.
Ia menilai peristiwa tersebut menjadi potret persoalan sosial dan kemiskinan yang masih terjadi di tengah masyarakat.
Susilawati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur mendatangi rumah duka korban M (56) di Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jumat, 6 Maret 2026.
Menyerahkan bantuan paket sembako serta santunan kepada keluarga korban, Susilawati hadir didampingi Ketua fraksi hingga pengurus PAC dan ranting PDI Perjuangan setempat.
Sampaikan duka mendalam, Ia pun menilai kasus tersebut tidak hanya persoalan hukum, tetapi juga mencerminkan kondisi sosial yang masih memprihatinkan.
Menurutnya, korban diketahui mencuri dua labu siam untuk dimakan dan memberi makan ibunya, sehingga peristiwa itu menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kepedulian sosial.
“Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua. Peristiwa ini juga menunjukkan masih adanya persoalan sosial di masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan momentum Ramadan seharusnya menjadi waktu untuk memperkuat kepedulian dan saling berbagi kepada sesama, terutama bagi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi.
Susilawati juga menyoroti pentingnya penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat. Ia menilai program yang mampu menyerap tenaga kerja sangat dibutuhkan agar masyarakat memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Lapangan kerja sangat dibutuhkan masyarakat. Program padat karya yang bisa menyerap banyak tenaga kerja harus terus didorong, supaya masyarakat bisa memiliki penghasilan untuk keberlangsungan hidup sehari-hari,” katanya.
Selain itu, Susilawati juga menyatakan dukungannya terhadap proses hukum yang sedang berjalan dan berharap penegakan hukum dalam kasus tersebut dapat berjalan secara adil. (*)





















