Bogor24Update – Paguyuban warga RT 004/RW 002, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, bersama Gentama Media Grup, melaksanakan fogging mandiri di wilayahnya, Minggu 11 Januari 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan sebagai upaya pencegahan wabah penyakit chikungunya itu juga didukung oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor.
Selain fogging, upaya pencegahan juga diperkuat melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang melibatkan kader-kader posyandu Anggrek Putih 2C.
Kader posyandu bersama warga membersihkan lingkungan sekitar, seperti menguras genangan air di saluran air, pot bunga, serta tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi sarang berkembangnya jentik nyamuk penyebab chikungunya dan demam berdarah dengue (DBD).
Ketua Paguyuban RT 004/RW 002 Cibuluh, Qadar Nurqodar Rachman mengatakan, kegiatan ini dilakukan menyusul adanya beberapa warga yang terjangkit penyakit chikungunya.
Ia pun mengapresiasi dan mengucap terima kasih kepada sejumlah pihak yang terlibat dalam kegiatan fogging.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gentama Media Grup dan PWI Kota Bogor yang telah mendukung kegiatan PSN dan fogging di wilayah Cibuluh. Saat ini sudah ada beberapa warga kami yang terkena chikungunya, sehingga fogging ini kami lakukan untuk mencegah penularan lebih luas,” ujar Qadar.
Owner Gentama Media Grup, Dadan Gandara mendukung kegiatan-kegiatan sosial dan kesehatan masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan warga.
“Melalui fogging dan PSN ini, saya berharap penyebaran penyakit yang disebabkan nyamuk dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, menyatakan kolaborasi ini merupakan wujud nyata kepedulian jurnalis terhadap kesehatan masyarakat melalui gerakan ‘Jurnalis Peduli Kesehatan’.
“PWI Kota Bogor tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat. Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian media yang tergabung di Gentama Media Grup dan didukung PWI terhadap kesehatan warga dan lingkungan,” kata pria yang akrab disapa Kang Aldho.(*)






















