Bogor24Update – Upaya menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Bogor Tengah terus digencarkan melalui berbagai program kolaboratif.
Hal tersebut disampaikan Camat Bogor Tengah, Dheri Wiriadirama, usai acara Press Gathering bersama insan pers di Aula Kantor Kecamatan Bogor Tengah, Selasa, 28 April 2026.
Dheri Wiriadirama mengatakan salah satu yang tengah dijalankan adalah gerakan “Penting Lur”.
“Penting Lur adalah gerakan bersama-sama terkait stunting dengan pemberian telur, ” ujar Dheri kepada wartawan.
Ia menjelaskan bahwa program ini melibatkan kontribusi dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bogor.
Setiap bulannya, para ASN secara sukarela menyisihkan sebagian kecil rezekinya untuk dikumpulkan oleh salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kemudian diberikan pemberian makanan tambahan berupa telur, lauk pauk, dan buah-buahan.
“Saya rasa cukup efektif karena dengan booster itu diharapkan warga yang terindikasi stunting itu dapat memperoleh makanan tambahan,” ungkapnya.
Di sisi lain juga dilakukan sosialisasi terkait stunting sejak dini, termasuk kepada calon pengantin
perempuan.
Mereka diberikan edukasi pentingnya konsumsi suplemen penambah darah, serta pemahaman tentang usia ideal dan proporsional untuk menikah.
“Kami bekerja sama dengan teman-teman dari puskesmas untuk memberikan edukasi itu,” pungkasnya. (*)




















