Sukabumi24update — Pemerintah Kota Sukabumi mulai mensterilkan kawasan Lapang Merdeka dari aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) liar.
Penataan dilakukan untuk mengembalikan fungsi Lapang Merdeka sebagai ruang publik yang nyaman, bersih, dan fokus digunakan untuk kegiatan olahraga masyarakat.
Selain penertiban PKL, Pemkot Sukabumi juga menempatkan petugas satuan pengamanan di sejumlah titik area Lapang Merdeka.
Langkah tersebut dilakukan guna menjaga ketertiban sekaligus meningkatkan kenyamanan warga yang beraktivitas di lokasi.
Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Sahat Simangunsong, menilai kebijakan itu merupakan respons atas aspirasi masyarakat yang menginginkan fasilitas olahraga lebih tertata.
“Ini berawal dari tuntutan masyarakat. Warga Kota Sukabumi butuh tempat olahraga yang nyaman dan bersih, tanpa terganggu aktivitas lain,” ujarnya, Jumat, 8 Mei 2026.
Menurut politisi Partai NasDem itu, keberadaan satpam serta penertiban PKL mulai menunjukkan dampak positif.
Kawasan Lapang Merdeka kini dinilai lebih tertib dan nyaman digunakan untuk jogging, senam, maupun aktivitas olahraga lainnya.
“Dengan adanya satpam di sana, soal kenyamanan, kebersihan, dan ketertiban sudah bisa kita lihat hasilnya,” katanya.
Meski demikian, Sahat mengakui kebijakan tersebut memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat.
Namun ia menilai hal itu merupakan hal yang wajar dalam setiap kebijakan publik.
“Ada yang setuju, ada yang tidak setuju. Tapi hari ini bisa kita lihat mana yang lebih banyak manfaatnya,” tambahnya.
Ia menegaskan Lapang Merdeka merupakan fasilitas milik seluruh masyarakat Kota Sukabumi.
Karena itu, petugas keamanan diminta terus memberikan edukasi kepada pengunjung agar bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban area publik tersebut.
“Tetap beri imbauan bahwa Lapang Merdeka adalah milik masyarakat Sukabumi. Biar ada kesadaran untuk sama-sama menjaga kebersihannya,” pungkas Sahat. (*)






















