Cianjur24update – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Cianjur menggelar aksi sosial berupa pasar murah bagi warga Desa Batulawang, Kabupaten Cianjur, Kamis, 14 Mei 2026.
Kegiatan yang bertajuk “Pasar murah bersama Kang Jovan” ini merupakan bagian dari komitmen partai untuk terus hadir di tengah masyarakat sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat ke-25 pada September mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat yang juga menjabat Staf Khusus Kemenko Infrastruktur, Agust Jovan Latuconsina bersama Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur, Hj. Lilis Boy, menyalurkan sedikitnya 500 paket sembako bersubsidi.
Warga cukup membayar Rp70.000 untuk mendapatkan paket berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula 1 kg, dan mi telur yang jika di pasar normal harganya mencapai Rp170.000.
”Kegiatan ini adalah wujud kepedulian kami di Partai Demokrat. Sesuai jargon ‘Peduli dan Berbagi’, kami ingin meringankan beban ekonomi warga, terutama sebagai persiapan menghadapi Idul Adha,” ujar Jovan di sela-sela kegiatan.
Jovan menambahkan, momentum menuju ulang tahun perak Partai Demokrat tahun ini akan terus diisi dengan berbagai aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan pokok masyarakat.
Menurutnya, partai ingin memastikan kehadirannya memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga di pelosok desa.
Selain memberikan bantuan pangan, Jovan bersama pengurus DPC dan anggota fraksi setempat juga menyempatkan diri berdialog dengan warga untuk menyerap berbagai aspirasi terkait pembangunan infrastruktur desa.
“Banyak aspirasi yang masuk, hampir semuanya terkait infrastruktur. Warga mengeluhkan jalanan yang rusak, kondisi tebing di pinggir sungai yang rawan longsor namun di atasnya terdapat akses jalan, hingga kebutuhan akan irigasi tersier untuk persawahan,” jelasnya.
Jovan menegaskan bahwa seluruh masukan tersebut telah dicatat untuk segera dikomunikasikan dengan pihak terkait.
“Semua sudah kami tampung. Insyaallah, kami akan coba komunikasikan dengan Kementerian PU dan balai-balai teknis yang ada di wilayah Jawa Barat agar bisa segera mendapatkan penanganan,” pungkas Jovan. (*)





















