Bogor24Update – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sampai di wilayah Bumi Tegar Beriman.
Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty mengatakan bahwa Gunung Anak Krakatau saat ini statusnya berada di Level III atau Siaga menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejak erupsi pada Minggu, 6 September 2026.
Dengan status Siaga, kata Fusia, abu vulkanik memiliki dampak buruk terhadap kesehatan karena mengandung partikel halus dan material silika.
“Akan mengakibatkan batuk, sesak nafas, iritasi tenggorokan, memperberat asma atau paru obstruktif kronik, mata merah jadi perih dan berair seperti kelilipan, serta gatal-gatal pada kulit yang terpapar langsung,” ujar Fusia kepada wartawan, Senin 7 September 2026.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan kacamata saat berkegiatan di luar ruangan.
Selain itu, Fusia meminta masyarakat memperbanyak minum air putih dan rutin membersihkan air dari endapan abu.
“Kami pun meminta masyarakat agar menghubungi puskesmas atau rumah sakit terdekat, dan PSC 199 yang siaga 24 jam apabila memerlukan bantuan medis terkait paparan debu vulkanik,” pungkasnya.(*)




















