Cianjur24Update – Puluhan tahun mengandalkan tenaga untuk mengayuh becak, para pengemudi becak lanjut usia (lansia) di Kabupaten Cianjur kini mendapat kemudahan.
Sebanyak 120 tukang becak lansia menerima becak listrik gratis dari Presiden Prabowo Subianto.
Bantuan tersebut diserahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur kepada para pengemudi becak, khususnya mereka yang berusia 55 tahun ke atas, Kamis 1 Oktober 2026.
Becak listrik diberikan untuk membantu para pengemudi lansia tetap bekerja tanpa harus mengeluarkan tenaga besar saat mengayuh.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan, bantuan tersebut diberikan secara gratis kepada para pengemudi becak.
“Ya alhamdulillah, Bapak Presiden Prabowo Subianto bersama dari Yayasan GSN hari ini menyalurkan becak listrik ke Kabupaten Cianjur, sebanyak kurang lebih 120 untuk para pengemudi becak, terutama yang lansia,” ujar Wahyu.
Menurut Wahyu, keberadaan becak listrik diharapkan membantu para pengemudi lansia tetap mencari nafkah meskipun kondisi fisik dan stamina mulai menurun.
“Untuk mereka bisa tetap bekerja tanpa kemudian lelah mengayuh tentunya,” ucapnya.
Wahyu menegaskan, para penerima tidak dibebani kewajiban setoran atas becak listrik yang diberikan.
“Gratis, full, semuanya gratis,” tegasnya.
Wahyu menjelaskan, pengemudi becak lansia menjadi salah satu prioritas penerima karena sebagian di antaranya mulai mengalami keterbatasan fisik, terutama pada persendian dan stamina.
“Seperti yang disampaikan, ada perwakilan yang ke depan, dia sudah jarang mengayuh karena kondisi fisik, sendinya sakit, stamina juga sudah mulai berkurang. Tapi alhamdulillah dengan hadirnya becak listrik ini, mereka bisa lebih banyak waktu untuk mengemudikan becaknya karena tidak berat mengayuh, tinggal digas rem, gas rem saja,” jelasnya.
Salah seorang penerima bantuan, Sakiman (70), mengaku telah menjadi tukang becak sejak 1976 saat berada di Jakarta. Sejak 1984, ia kemudian melanjutkan pekerjaannya sebagai pengemudi becak di Cianjur.
Di usianya yang telah mencapai sekitar 70 tahun, Sakiman mengaku masih mampu mengayuh becak secara manual. Namun, ia menilai becak listrik akan sangat membantu menghemat tenaga saat bekerja.
“Insya Allah, alhamdulillah masih kuat,” kata Sakiman.
Sakiman juga telah mencoba mengendarai becak listrik tersebut. Menurutnya, proses beradaptasi tidak terlalu sulit karena sebelumnya ia sudah terbiasa mengendarai sepeda motor.
“Alhamdulillah, pelan-pelan mah bisa. Gak (sulit). Karena udah sok bawa motor, udah ya rada bisalah gitu. Paling sehari dua hari ge udah lancar,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih atas bantuan becak listrik yang diberikan. Menurutnya, kendaraan tersebut dapat membantu pengemudi becak lansia karena tidak lagi sepenuhnya mengandalkan tenaga untuk mengayuh.
“Ya terima kasih, saya mengucapkan terima kasih ada bantuan dari Pak Presiden Prabowo Subianto buat pencari (nafkah) sehari-hari. Maksudnya kan enggak genjot,” ucapnya.
Pemkab Siapkan Titik Pengisian Daya
Sementara itu, Pemkab Cianjur menyebut telah memiliki sejumlah titik pengisian daya kendaraan listrik yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung penggunaan becak listrik.
Pemkab Cianjur juga akan berkoordinasi dengan PLN untuk menambah lokasi pengisian daya di sejumlah titik strategis.
Untuk tarif, Pemkab Cianjur menyatakan tidak menetapkan besaran khusus bagi pengemudi becak listrik. Tarif tetap diserahkan kepada masing-masing pengemudi berdasarkan kesepakatan dengan penumpang.
Dengan adanya bantuan tersebut, para pengemudi becak lansia di Cianjur diharapkan tetap dapat menjalankan aktivitas mencari nafkah dengan lebih ringan tanpa harus mengandalkan tenaga untuk mengayuh sepanjang perjalanan. (*)





















