Cianjur24Update – Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor mencatat hampir 100 ribu lapangan kerja tercipta melalui operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebar di tujuh wilayah kerjanya.
Kepala KPPG Bogor, Haidir, mengatakan penyerapan tenaga kerja tersebut mencakup Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kota Depok, dan Kabupaten Purwakarta.
“Alhamdulillah, hampir menyentuh 100 ribu lapangan kerja baru tercipta dengan keberadaan dapur MBG yang tersebar,” kata Haidir.
Menurutnya, para pekerja yang kerap disebut relawan dapur MBG mayoritas direkrut dari masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kebijakan ini diharapkan dapat memaksimalkan penyerapan tenaga kerja lokal. Meski demikian, proses rekrutmen tetap dilakukan dengan seleksi ketat.
Setiap calon pekerja harus memenuhi standar dan kompetensi yang dibutuhkan agar operasional dapur MBG berjalan optimal.
“Meski kita menerapkan standar khusus bagi para pekerja SPPG, kita tetap mengutamakan pekerja dari asal dapur berada agar penyerapan tenaga kerja maksimal,” jelasnya.
Haidir menambahkan, terciptanya hampir 100 ribu lapangan kerja tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Pasalnya, pendapatan yang diperoleh para pekerja berpotensi meningkatkan perputaran uang di lingkungan tempat tinggal mereka.
Kondisi tersebut juga dapat mendorong daya beli masyarakat serta menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.
“Tentu dengan perputaran uang yang ada di desa atau kelurahan, maka akan meningkatkan daya beli masyarakat di daerah tersebut,” pungkasnya. (*)





















