Bogor24Update – Ketua Umum Viking Persib Club (VPC), Tobias Ginanjar menilai adanya kejanggalan pada kasus pembunuhan seorang Bobotoh berinisial ARK (16) yang dibacok usai menonton laga Garudayaksa FC melawan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.
Menurut Tobias, rasa janggal terjadi saat Polres Bogor menangkap pelaku berinisial MR (29) dan mengungkap identitasnya saat konferensi pers, pada Kamis, 29 Oktober 2026 lalu.
“Sebagian Bobotoh merasa masih ada rasa kejanggalan ketika statement polisi yang mengatakan bahwa pelaku bukan bagian dari suporter,” ujar Tobias dalam keterangannya, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Tobias menilai, Polres Bogor yang mengungkap bahwa pelaku bukan merupakan dari bagian suporter tim lain hanya berdasarkan keterangan pelaku dan tidak mendalami secara rinci.
Padahal, lanjut dia, VPC bersama Bobotoh dan Jakmania di Bogor telah menemukan sejumlah bukti dari sebuah foto yang memperlihatkan bahwa pelaku terafiliasi suporter tim lain.
“Ketika pelaku dirilis ke publik ternyata ada beberapa orang yang mengenali pelaku yang diduga terindikasi ke salah satu suporter yang klubnya berdomisili di Bogor, namun sekarang sudah tidak ada lagi di Liga 1 (BRI Super League),” ucapnya.
Dengan adanya temuan itu, Tobias berharap jajaran Polres Bogor bisa melakukan penyelidikan secara mendalam agar tidak terjadi saling tuduh antara Bobotoh dan Jakmania yang merupakan pendukung dari Persija Jakarta.
“Informasi ini belum tentu benar, tapi mudah-mudahan polisi bisa mendalami benar atau tidaknya karena ini penting untuk dijawab agar perdebatan di medsos atau publik bisa terhindari agar tidak terjadi perdebatan yang memicu konflik,” pungkasnya. (*)




















