Bogor24Update – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, menjadikan empat kecamatan di wilayahnya sebagai langkah awal pembenahan saluran air dan normalisasi.
Empat kecamatan yang tersebar di wilayah Utara Kabupaten Bogor seperti Ciseeng, Kemang, Rancabungur dan Kecamatan Parung itu dinilai menjadi titik yang harus dicegah sebelum terjadinya banjir.
“Jadi kami akan normalisasi beberapa saluran air agar titik-titik yang selama ini menjadi langganan banjir bisa dituntaskan,” jelas Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Minggu 21 Juni 2026.
Rencana tersebut juga telah dibahas dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan Pemkab Bogor belum lama ini.
Dalam rapat tersebut, Pemkab Bogor mendapati sejumlah saluran irigasi yang tidak tertangani dengan baik. Terutama dikarenakan adanya bangunan milik warga.
Rudy meminta warga untuk membongkar secara mandiri bangunan-bangunan yang menghambat saluran air tersebut.
Ia menyebut saluran irigasi yang tidak baik berdampak juga pada penyempitan aliran air ke sungai yang berujung bencana banjir.
“Jadi kami ingin mengembalikan fungsi lahannya. Jika itu daerah irigasi dan ada bangunan di atasnya, maka kami minta dilakukan pembongkaran mandiri,” tegas Rudy.
Ia mengingatkan kepentingan masyarakat luas harus didahulukan agar ribuan warga tidak terus menjadi korban banjir.
“Jangan sampai kepentingan pribadi mengalahkan kepentingan umum. Jangan sampai satu dua orang membuat ribuan kepala keluarga menjadi korban banjir,” pungkasnya. (*)





















