Bogor24Update – Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor, diprediksi berlangsung lama.
Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geospasial (BMKG), kemarau ini akan berakhir pada Oktober mendatang.
“Prediksi data dari BMKG itu kan dimulai pada Juni untuk Kabupaten Bogor dan puncaknya pada Agustus serta berakhir pada Oktober,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat kepada wartawan, Senin 22 Juni 2026.
Ade mengaku sudah memberikan imbauan kepada masyarakat akan datangnya musim kemarau sejak Februari lalu.
Ia menyebut, saat ini tercatat sudah ada tiga kecamatan yang terdampak kemarau dengan mengakibatkan krisis air bersih, yakni Kecamatan Citeureup, Babakan Madang, dan Nanggung.
“Meski baru tiga kecamatan, kami harus tetap bersiaga karena ini baru awal terjadinya kekeringan,” jelasnya
Untuk menghadapi persoalan tersebut, kata Ade, 189 toren air telah dibangun oleh dinas terkait. Selain itu, upaya pengeboran sumur juga akan dilakukan jika terjadi kemarau berkepanjangan.
“Maka, saya mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan penghematan air karena kemarau diprediksi sampai Oktober,” pungkasnya.(*)





















