Bogor24Update – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim memastikan pembangunan trase baru Batutulis segera memasuki tahap pelaksanaan setelah proses soil test selesai.
Dedie Rachim menyampaikan bahwa soil test terakhir sebelum memulai pembangunan trase baru Batutulis.
“Jadi, kalau soil test ini sudah ada hasilnya, maka alat berat segera akan melaksanakan kegiatan teknis,” ujar Dedie Rachim di sela-sela peninjauan pembangunan trase baru Batutulis, Senin, 25 Mei 2026.
Ia juga menyampaikan kepada pelaksana pekerjaan, PT Promix, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) hingga perwakilan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat untuk bisa memastikan pembangunan berjalan lancar dengan kualitas yang baik.
“Saya juga menyampaikan agar waktu pelaksanaan tidak boleh mundur-mundur,” imbuhnya.
Menurutnya, jalur Batutulis sangat dibutuhkan masyarakat Kota Bogor yang telah menunggu hampir satu tahun. Selain itu, pada November 2026 nanti akan dilaksanakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat salah satunya di wilayah Pamoyanan.
“Kita memerlukan jalur ini, selain untuk masyarakat yang sudah menunggu hampir satu tahun, pada bulan November nanti kita akan laksanakan juga Porprov di daerah Pamoyanan,” katanya.
“Jadi, jalur ini sangat strategis dan sangat dinanti-nanti oleh masyarakat Kota Bogor,” tambah Dedie Rachim.
Dedie Rachim juga mengapresiasi dukungan Pemprov Jabar yang telah menyelesaikan proses lelang dan penganggaran proyek.
“Terima kasih untuk provinsi Jawa Barat yang sudah melaksanakan lelang dan sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp21,24 miliar. Dengan uang yang tersedia ini, mudah-mudahan kualitasnya juga sesuai dengan uang yang dikeluarkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dedie Rachim menjelaskan, soil test dilakukan untuk memastikan tingkat kepadatan tanah sebelum proyek dimulai. Namun, apabila kondisi tanah dinilai kurang padat, maka akan dilakukan treatment sebelum konstruksi dilaksanakan.
“Jadi, soil test terakhir untuk memastikan kepadatan tanah. Sehingga kalau nanti tanahnya kurang padat, ada treatment. Kalau kepadatannya sudah sesuai bisa langsung dilaksanakan proyeknya,” jelasnya.
Dedie Rachim menambahkan bahwa pembangunan trase baru Batutulis dijadwalkan berlangsung selama 163 hari kalender dengan target kontrak hingga 21 Oktober 2026.
“Terdiri dari pembangunan pedestrian, drainase, taman, Leuweung Batutulis, penerangan jalan umum (PJU), pembetonan jalan, konstruksi utama, hingga penguatan struktur jalan,” pungkasnya. (*)




















