Bogor24Update – Hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan ambruknya Jembatan Cigoha di Desa Antajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Kamis 16 April 2026.
Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bogor, Ujang Supardi mengatakan, bahwa ambruknya Jembatan Cigoha terjadi pada pukul 04.30 WIB.
“Iya betul ambruk Jembatan Cigoha dengan panjang 20 meter dan lebar 6 meter,” ujar Ujang kepada Bogor24update.
Ujang menyebut, ambruknya Jembatan Cigoha disebabkan oleh hujan deras dengan intensitas tinggi.
“Kerusakan pada abutmen mengalami penurunan lantai jembatan 2,7 meter akibat banjir dan curah hujan, sehingga kondisi abutmen bergeser dan ambruk atau amblas di badan jalan pada opritnya,” ucapnya.
Ujang menjelaskan, Jembatan Cigoha merupakan akses utama atau jalur penghubung antara Desa Antajaya dengan Desa Buanajaya yang telah dibangun sejak tahun 1994.
Dengan terputusnya Jembatan Cigoha, Pemkab Bogor berencana membangun jembatan darurat atau bailey untuk memudahkan akses warga yang terdampak.
Namun, lanjut dia, hal itu terkendala karena stok Jembatan Bailey saat ini sedang kosong.
“Itu butuh Bailey yang harusnya dipasang jadi Jembatan Bailey, cuma stok di PU kosong,” tuturnya.
Meski begitu, Ujang berkomitmen bahwa pihaknya akan segera mencari solusi pasca jalur utama warga terputus tersebut.
“Karena itu merupakan akses utama warga, maka kita masih diskusi nih untuk solusi terbaiknya penggunaan jalur lain,” pungkasnya.(*)




















