Bogor24Update – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno didampingi Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meninjau progres revitalisasi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Kota Bogor, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, pada Rabu, 10 Juni 2026.
Menko PMK, Pratikno menjelaskan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari
satu dari banyak program-program pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul.
“Program Presiden tentang revitalisasi satuan pendidikan merupakan salah satu dari banyak program pembangunan SDM unggul. Jadi di bidang kesehatan ada pemeriksaan kesehatan gratis, renovasi rumah sakit, dan lainnya. Di bidang pendidikan terdapat Sekolah Unggul Garuda, Sekolah Rakyat, termasuk revitalisasi satuan pendidikan yang sudah dimulai tahun 2025,” jelasnya.
Pratikno mengungkapkan bahwa pada 2025 pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,28 triliun untuk revitalisasi sekolah dan madrasah.
“Itu mencakup 17.573 satuan pendidikan di tahun 2025. Tahun ini program revitalisasi sekolah kembali dilanjutkan. Ini menunjukkan komitmen pemerintah di bawah Presiden Prabowo dan Wakil Presiden untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dalam rangka kualitas manusia yang unggul bukan hanya pendidikannya tapi juga kesehatannya,” katanya.
Sementara itu, Menag Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa dari hasil renovasi ini membawa perubahan signifikan terhadap kondisi gedung MTs.
“Anggaran yang diperlukan untuk ini kurang lebih Rp5 miliar, alhamdulillah kita bisa melihat ada semacam perubahan yang sangat signifikan. Atap yang sebelumnya mau roboh sekarang itu menjadi sangat rapih, meja-meja yang kumuh juga sekarang sangat bagus dan warna catnya juga diperbaiki, ” ujar Nasaruddin.
Ia mengatakan, revitalisasi tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan.
“Ini semua menunjukkan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan presiden prabowo benar-benar memberikan perhatikan kepada sekolah dan madrasah tidak membedakan keduanya. Semua bahkan diberikan prioritas untuk membuat anak-anak murid senang belajar, guru senang mengajar dan masyarakat puas akan hasilnya, ” jelasnya.
Ditempat yang sama, Plt. Dirjen Prasarana Strategis Kementerian PU, Kuswara menjelaskan, rincian proyek revitalisasi MTs Negeri 1 Kota Bogor.
“Untuk MTs Kota Bogor ini total anggarannya Rp5,5 miliar. Sebesar Rp4 miliar untuk bangunan fisik, dan Rp1,5 miliar untuk mebeler,” ujarnya.
Kuswara menjelaskan bahwa progres pembangunan saat ini telah mencapai 90 persen dengan total 23 ruang kelas.
“Dari jumlah tersebut, 11 ruang kelas sudah selesai dan sudah digunakan. Sementara 12 ruang lainnya masih dalam proses finishing. Insyaallah pada 21 Juni mendatang sudah bisa tuntas semua. Sehingga tahun ajaran 2026/2027 semua ruang kelas sudah bisa digunakan untuk proses belajar mengajar,” jelasnya. (*)






















