Bogor24Update – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berupaya melobi pemilik Villa Soekarno yang berada di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, Villa Soekarno saat ini dimiliki oleh perorangan, sehingga tidak sembarang orang bisa masuk ke bangunan tersebut.
Padahal, kata dia, bangunan sejarah tersebut masuk sebagai cagar budaya.
“Seharusnya itu masuk cagar budaya, tapi itu kan dimiliki oleh perorangan,” ujar Rudy kepada wartawan di Cibinong, Jumat 7 November 2025.
Rudy menyebut bahwa upaya lobi dengan pemilik dilakukan agar nantinya bisa dikelola dengan cara berkolaborasi.
“Kemarin kita baru mau kontek pemiliknya untuk berkunjung, masa iya kita tinggal di Bogor ga pernah masuk ke situ (Villa Soekarno),” ucapnya.
“Kita ingin berkunjung ke situ, ingin melihat. Siapa tau, walaupun milik perorangan masih bisa digunakan untuk berkolaborasi dengan Pemkab Bogor,” sambungnya.
Rudy berharap, proses lobi-melobi itu bisa berjalan lancar agar masyarakat tau sejarah panjang Villa Soekarno yang disebut-sebut menjadi tempat petilasan Presiden Soekarno di masa lampau.
“Siapa tau di hari-hari tertentu masyarakat diizinkan untuk melihat, ini kan bangunan bersejarah,” pungkasnya.(*)






















