Bogor24Update – Akhirnya, angin segar datang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Kerusakan ruas jalan Cikampak–Gunung Bunder STA 500, Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea akibat longsor beberapa waktu lalu, kini masuk dalam prioritas.
Camat Ciampea, Pardi mengakui, bahwa kondisi jalur tersebut sangat mengganggu masyarakat. Terlebih, para pengendara saat ini harus dialihkan ke jalur alternatif akibat bencana yang terjadi di wilayah itu.
Ia menyebut, bahwa perbaikan di jalur tersebut kini jadi perhatian Pemkab Bogor. Sehingga, penanganan cepat perlu dilakukan segera.
“Perbaikan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bogor agar penanganan infrastruktur yang terdampak bencana dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan melibatkan semua pihak,” ujar Pardi.
Perbaikan dilakukan secara kolaborasi bersama sejumlah pihak. Seperti unsur Muspika, pemerintah desa, UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan, Dinas Perhubungan, serta melibatkan masyarakat dan dunia usaha.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam percepatan penanganan, sejalan dengan instruksi Bupati Bogor yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya,” terang Pardi.
Pardi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi secara sukarela dalam proses perbaikan jalan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Harapannya dalam waktu dekat akses jalan ini bisa kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu,” katanya.
Atas kondisi yang sempat mengganggu lalu lintas dan mengharuskan pengalihan arus ke jalur alternatif, Pemerintah Kecamatan Ciampea juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.(*)




















