Bogor24Update – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin memastikan jalur alternatif masih sangat dibutuhkan masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Bogor Selatan.
Hal tersebut disampaikan Jenal Mutaqin usai meninjau dua jalur alternatif yaitu Tanjakan Undak di Kelurahan Lawanggintung dan Jalan Sinargalih di Kelurahan Ranggamekar.
Sejak awal terjadinya bencana longsor di Jalan Saleh Danasasmita, ia telah menginstruksikan camat dan lurah untuk aktif memantau kondisi jalan tersebut di wilayah masing-masing.
“Dari awal terjadinya bencana saya instruksikan camat dan lurah untuk aktif membuka telinga. Ketika ada jalan berlubang atau jalan yang dirasa perlu diperbaiki, segera laporkan kepada pimpinan atau dinas teknis,” ujarnya.
Menurutnya, semua laporan sudah direkam dan hari ini menindaklanjuti apa yang telah disampaikan oleh kecamatan, dinas teknis, masyarakat setempat melalui media sosial Wali Kota ataupun Wakil Wali Kota.
“Tadi kita lansung ke lokasi tinjau jalur alternatif arah Paspampres Grub C itu memang cukup strategis walaupun kondisi jalannya sangat sempit, tapi minimal sementara sampai trase baru itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ucapnya.
Jenal juga memastikan perbaikan segera dilakukan. Dinas PUPR dijadwalkan mulai melakukan pengaspalan. “InsyaAllah besok diaspal oleh Dinas PUPR dengan menggunakan anggaran pemeliharaan,” katanya.
Selain itu, Jenal juga menyoroti kondisi salah satu jalan di wilayah Ranggamekar yang kerap terendam air akibat tidak adanya drainase memadai.
Kasus ini, sambungnya, sama seperti Jalan Agus Tailor yang juga tidak ada drainase sehingga jalan tergenang air.
“Solusi sementara kita minta Dinas PUPR untuk melakukan treatment tambal sulam dulu jalan bolong-bolongnya biar menjadi alternatif masyarakat,” ucapnya.
Pada perencanaan anggaran ke depan dilakukan peningkatan elevasi, sehingga ketinggian drainase dengan jalan lebih tinggi jalan.
Jenal menambahkan, perbaikan akan diprioritaskan di jalur alternatif Tanjakan Undak sebelum dilanjutkan ke wilayah Ranggamekar.
“Sambil kita pastikan drainase yang di depan kos-kosan itu diperbaiki lebih dalam dan lebih rendah, tidak tinggi dari jalan,” pungkasnya. (*)




















