Bogor24Update
No Result
View All Result
  • Login
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga
Bogor24Update
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga
No Result
View All Result
Bogor24Update
No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor24update
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Kota Bogor
  • Kabupaten Bogor
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Olahraga
  • Persikabo Corner
  • Hiburan
Home Bogor24update

Demo Depan Istana Bogor, Mahasiswa Unpak Desak Evaluasi Sejumlah Kebijakan Pemerintah 

Redaksi by Redaksi
17 Juni 2026
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan (Unpak) menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu satu Istana Bogor, pada Rabu 17 Juni 2026.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan (Unpak) menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu satu Istana Bogor. Dok. Sofian

Bogor24Update – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan (Unpak) menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu satu Istana Bogor, pada Rabu 17 Juni 2026.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kebijakan pemerintah, pengelolaan anggaran negara, pendidikan, hingga kondisi perekonomian masyarakat.

Ketua BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan periode 2026-2027, Sabil Ryanzada, mengatakan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa terhadap berbagai persoalan nasional yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

BACA JUGA :

Pemkab Bogor “Angkat Tangan” Soal Polemik Petani dan Masyarakat di Sukajaya

Pemkab Bogor “Angkat Tangan” Soal Polemik Petani dan Masyarakat di Sukajaya

17 Juni 2026
Preman dan Perusahaan Diduga Jadi Dalang Perampasan Lahan Petani di Sukajaya,  Pemkab Bogor Jangan Tutup Mata

Preman dan Perusahaan Diduga Jadi Dalang Perampasan Lahan Petani di Sukajaya,  Pemkab Bogor Jangan Tutup Mata

17 Juni 2026
Ada Servis dan Ganti Oli Gratis di Kelurahan Tanah Sareal, Kuota 60 Motor

Ada Servis dan Ganti Oli Gratis di Kelurahan Tanah Sareal, Kuota 60 Motor

17 Juni 2026
Miris, Tiga Bocah SD di Gunungputri Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Hendak Siarkan Tawuran Via Medsos di Parung, 3 Remaja Diamankan Polisi

17 Juni 2026

“Hari ini kami turun ke jalan bukan tanpa sebab dan bukan tanpa alasan. Tetapi karena kondisi Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja,” ujar Sabil.

Menurut Sabil, mahasiswa membawa beberapa tuntutan utama, salah satunya meminta evaluasi terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk revisi terhadap regulasi yang dinilai belum sesuai dengan kepentingan masyarakat.

Selain itu, mahasiswa juga menyoroti penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama terhadap sejumlah program pemerintah yang dinilai belum memberikan dampak langsung secara merata kepada masyarakat.

“Kami melihat ada program-program yang kesannya menjadi pemborosan APBN. Anggaran negara seharusnya bisa dialihkan untuk program yang lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sabil turut menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya masih perlu dievaluasi dari sisi sasaran penerima manfaat dan pengelolaannya.

“Program yang dibuat pemerintah harus mempertimbangkan tiga hal, yaitu tepat sasaran, tepat guna, dan memiliki nilai manfaat bagi penerimanya. Kalau tidak memenuhi itu, maka perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh,” ungkapnya.

Selain persoalan anggaran, mahasiswa juga menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi investasi dan lapangan kerja di Indonesia. Menurut Sabil, berkurangnya peluang kerja dapat berdampak terhadap meningkatnya persoalan sosial di masyarakat.

“Banyak pekerja yang kehilangan pekerjaan karena lapangan kerja semakin terbatas. Kondisi seperti ini bisa memicu persoalan lain di masyarakat,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga menyuarakan tuntutan mengenai pendidikan gratis di Indonesia. Mereka menilai pemerintah memiliki kemampuan anggaran untuk meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.

“Kami ingin pemerintah menghitung kembali jumlah pelajar dan mahasiswa di Indonesia dengan kebutuhan biaya pendidikan. Menurut kami, anggaran negara masih mampu mendukung pendidikan yang lebih terjangkau,” kata Sabil.

Meski demikian, Sabil menegaskan aksi tersebut bukan bentuk penolakan terhadap pemerintah, melainkan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi bangsa.

“Kami tidak anti terhadap pemerintah. Kami juga mencintai negeri ini. Namun ketika kecintaan kami dibalas dengan kebijakan yang tidak sesuai harapan masyarakat, maka kami memilih menyampaikan aspirasi melalui aksi turun ke jalan,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah dapat membuka ruang dialog dengan mahasiswa dan mendengarkan tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut.

“Kami tidak memiliki persoalan dengan aparat keamanan. Kami hanya berharap pihak pemerintah yang berada di dalam Istana dapat turun dan mendengarkan langsung aspirasi kami,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Sabil juga menanggapi insiden pembakaran suara (speaker) yang terjadi saat aksi berlangsung. Ia menyebut kejadian tersebut diduga dilakukan oleh pihak yang tidak dikenal dan meminta peserta aksi tetap menjaga situasi agar tidak terjadi kericuhan.

“Tadi kami mencoba menyampaikan aspirasi dengan cara lain, tetapi ada beberapa pihak yang tidak saya kenal kemudian melakukan pembakaran. Saya meminta teman-teman mahasiswa tidak terprovokasi dan tidak terbawa arus yang dapat menyebabkan kekacauan,” jelasnya.

Ia menyebut, beberapa peserta aksi sempat terdampak akibat kejadian tersebut. Namun, kondisi mereka masih dalam keadaan aman dan telah disiapkan bantuan medis oleh pihak mahasiswa.

“Tadi ada beberapa teman yang terkena dampak dari kejadian itu. Kami sudah menyiapkan tim medis untuk membantu mereka. Sejauh ini kondisinya masih aman,” tutupnya. (*)

Tags: bogor24updateDemo Istana BogorMahasiswa Unpak
SendShare1Tweet1ShareShareSend
Previous Post

Preman dan Perusahaan Diduga Jadi Dalang Perampasan Lahan Petani di Sukajaya,  Pemkab Bogor Jangan Tutup Mata

Next Post

Pemkab Bogor “Angkat Tangan” Soal Polemik Petani dan Masyarakat di Sukajaya

Redaksi

Redaksi

Related Posts

Pemkab Bogor “Angkat Tangan” Soal Polemik Petani dan Masyarakat di Sukajaya
Bogor24update

Pemkab Bogor “Angkat Tangan” Soal Polemik Petani dan Masyarakat di Sukajaya

17 Juni 2026
Preman dan Perusahaan Diduga Jadi Dalang Perampasan Lahan Petani di Sukajaya,  Pemkab Bogor Jangan Tutup Mata
Bogor24update

Preman dan Perusahaan Diduga Jadi Dalang Perampasan Lahan Petani di Sukajaya,  Pemkab Bogor Jangan Tutup Mata

17 Juni 2026
Ada Servis dan Ganti Oli Gratis di Kelurahan Tanah Sareal, Kuota 60 Motor
Bogor24update

Ada Servis dan Ganti Oli Gratis di Kelurahan Tanah Sareal, Kuota 60 Motor

17 Juni 2026
Miris, Tiga Bocah SD di Gunungputri Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran
Bogor24update

Hendak Siarkan Tawuran Via Medsos di Parung, 3 Remaja Diamankan Polisi

17 Juni 2026
Dianggarkan Rp5,4 Miliar, Longsor di Kebon Pedes Digarap 
Bogor24update

Dianggarkan Rp5,4 Miliar, Longsor di Kebon Pedes Digarap 

17 Juni 2026
Libur Tahun Baru Islam, 37 Ribu Kendaraan Padati Puncak Bogor
Bogor24update

Libur Tahun Baru Islam, 37 Ribu Kendaraan Padati Puncak Bogor

16 Juni 2026
Next Post
Pemkab Bogor “Angkat Tangan” Soal Polemik Petani dan Masyarakat di Sukajaya

Pemkab Bogor "Angkat Tangan" Soal Polemik Petani dan Masyarakat di Sukajaya

Please login to join discussion

BERITA POPULER

Angkot Kota Bogor

Tarif Angkot Kota Bogor Februari 2024, Lengkap dengan Rutenya

21 Februari 2024
Siap-siap Ribuan Massa kepung Balai Kota, Posko Logistik Aksi 2.6.26 Dibuka, Forum RT/RW Kota Sukabumi

Siap-siap Ribuan Massa kepung Balai Kota, Posko Logistik Aksi 2.6.26 Dibuka, Forum RT/RW Kota Sukabumi

1 Juni 2026
Pemkab Bogor Bakal Kerahkan Ikan Endemik untuk Basmi Sapu-Sapu

Pemkab Bogor Bakal Kerahkan Ikan Endemik untuk Basmi Sapu-Sapu

9 Mei 2026
Detik detik saat pembacokan pelajar di Simpang Pomad, Kota Bogor. (Tangkapan layar dashcam William Sangga)

Detik-detik Pembacokan Pelajar di Simpang Pomad Bogor Terekam Dashcam Pengendara

17 Desember 2025
Buron 2 Bulan, Eksekutor Pembacokan Pelajar SMK di Simpang Pomad Diringkus Polisi

Buron 2 Bulan, Eksekutor Pembacokan Pelajar SMK di Simpang Pomad Diringkus Polisi

20 Mei 2023

EDITOR'S PICK

Pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih se-Kota Bogor Dilatih Perkoperasian

Pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih se-Kota Bogor Dilatih Perkoperasian

17 Desember 2025
SIM Keliling Bogor

Cek Jadwal SIM Keliling Untuk Minggu 21 Januari 2024

20 Januari 2024
Diduga Sakit, ODGJ Ditemukan Tewas di Kolong Flyover Cileungsi

Diduga Sakit, ODGJ Ditemukan Tewas di Kolong Flyover Cileungsi

15 September 2025
bendung katulampa

Cara Mengetahui Status Ketinggian Air di Bendung Katulampa

7 Februari 2024

TENTANG KAMI

Bogor24Update

Selamat Datang di Bogor24Update.id
Portal Berita yang dikelola oleh PT KARYA MEDIA INFINITE - SK Kemenkumham RI
NOMOR : AHU-038889.AH.01.30.Tahun 2022

◉ Redaksi ◉ Tentang Kami ◉ Pedoman Media Cyber ◉

© 2023 Bogor24Update

No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga

BOGOR24UPDATE © 2023

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In