Sukabumi24update – Kondisi drainase yang sulit menjadi pertimbangan utama dalam rehabilitasi Jalan Benda-Durengede, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi pun memilih konstruksi beton untuk ruas jalan tersebut.
Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, Asep Saepuloh mengatakan, kondisi saluran pembuangan air atau outlet menjadi salah satu faktor krusial dalam menentukan jenis konstruksi.
“Untuk ruas Benda-Durengede ini, salah satu pertimbangannya memang kondisi drainase. Sistem pembuangan airnya cukup sulit, terutama pada bagian outlet,” kata Asep, Kamis (29/10/2026).
Menurut Asep, penanganan jalan tidak bisa hanya fokus pada badan jalan saja. Sistem drainase yang mendukung harus ikut diperhitungkan agar konstruksi jalan lebih awet dan tidak mudah rusak saat musim hujan.
Outlet sendiri merupakan bagian saluran yang berfungsi mengalirkan air keluar dari drainase. Kondisi bagian inilah yang menjadi perhatian serius dalam pelaksanaan rehabilitasi Jalan Benda-Durengede.
Asep menjelaskan, rehabilitasi ruas jalan tersebut masuk dalam paket pekerjaan Rehabilitasi Jalan RJ.24 yang dikerjakan oleh CV Shakir Januar dengan nilai kontrak Rp462.169.304. Anggaran tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026.
Adapun waktu pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 80 hari kalender. Hal itu tercantum dalam Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) Nomor 000.3.3/05/SPMK/RJ.24/DPU/2026.
“Penanganan jalan ini tentu mempertimbangkan kondisi di lapangan, termasuk sistem drainase yang ada,” pungkasnya.
Penulis: Tim sukabumi24update
Editor: Redaksi sukabumi24update





















