Bogor24Update – Gelaran terakbar Piala Dunia 2026 rupanya belum memberikan angin segar bagi pedagang jersey dan atribut sepak bola di sejumlah pasar tradisional, salah satunya di Pasar Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Christian (50), seorang pedagang pakaian atau jersey sepak bola di Pasar Cibinong mengatakan bahwa gelaran Piala Dunia 2026 belum memberikan dampak positif terhadap usaha yang dijalankannya.
Padahal, lanjut dia, di tokonya saat ini ada cukup banyak jersey tim nasional yang tampil di ajang Piala Dunia 2026.
“Kondisi pasar sedang menurun, penjualan jersey Piala Dunia 2026 turun sangat jauh dibandingkan edisi empat tahun sebelumnya,” ujar Christian kepada wartawan, Sabtu, 13 Juni 2026.
Christian mengaku telah berjualan berbagai macam pakaian hampir 40 tahun. Biasanya, kata dia, ketika momentum Piala Dunia kerap menguntungkannya.
“Penurunan penjualan jersey Piala Dunia 2026 menurun sampai 50 persen, ada yang beli tapi tidak terlalu banyak,” ucapnya.
Menurut Christian, penurunan penjualan jersey Piala Dunia 2026 disebabkan oleh kondisi ekonomi nasional yang saat ini sedang lesu hingga berdampak ke pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Ya karena kondisi ekonomi yang bermasalah seperti sekarang ini saya tidak terlalu optimis penjualan jersey Piala Dunia 2026 seramai edisi sebelumnya,” tuturnya.
Untuk mengakali persoalan tersebut, Christian siap banting harga demi bisa mendapatkan pemasukan terhadap usahanya.
“Kita usahakan menjual harganya dibawah Rp100 ribu karena kalau terlalu mahal nanti susah jualnya dan stok jadi menumpuk,” pungkasnya. (*)





















