Cianjur24update — Deretan aksi atraktif di atas skateboard dan sepatu roda membuat suasana SDN Ibu Dewi 1 Cianjur berbeda.
Para pelajar tidak hanya menyaksikan aksi para atlet PORSESOSI, tetapi juga mendapat kesempatan mengenal lebih dekat olahraga yang selama ini belum banyak dimainkan di kalangan pelajar.
Kegiatan tersebut menjadi agenda perdana PORSESOSI Kabupaten Cianjur Goes to School, sebuah program yang dirancang untuk memperkenalkan skateboard dan sepatu roda sekaligus menjaring bibit atlet muda potensial dari lingkungan sekolah.
Kehadiran para atlet disambut antusias oleh siswa dan siswi, kepala sekolah, para guru, hingga orang tua. Berbagai trik dan atraksi yang diperagakan menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memberikan pengalaman baru bagi para pelajar.
Ketua PORSESOSI Kabupaten Cianjur, Rifki Farizan, mengatakan program tersebut merupakan upaya untuk mengenalkan skateboard dan sepatu roda sebagai cabang olahraga yang memiliki peluang prestasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan bahwa skateboard dan sepatu roda bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga olahraga yang memiliki potensi prestasi,” kata Rifki, Rabu, 19 Agustus 2026.
Menurutnya, sekolah menjadi salah satu tempat strategis untuk memperkenalkan olahraga tersebut sejak usia dini. Terlebih, skateboard masih identik sebagai olahraga yang dimainkan oleh kalangan tertentu.
“Kami ingin anak-anak mengenalnya sejak dini dan melihat bahwa olahraga ini bisa menjadi pilihan untuk mengembangkan bakat mereka,” ujarnya.
Rifki mengatakan, PORSESOSI tidak hanya ingin mengenalkan olahraga, tetapi juga mencari bibit-bibit atlet yang nantinya dapat dibina secara berkelanjutan.
“Target kami bukan hanya mengenalkan olahraga, tetapi juga mencari bibit-bibit atlet terbaik Cianjur. Bisa jadi dari kegiatan seperti ini muncul anak-anak yang memiliki bakat luar biasa dan nantinya dapat kita bina untuk menjadi atlet berprestasi,” tuturnya.
Program PORSESOSI Goes to School selanjutnya akan menyasar sekolah-sekolah lain di Kabupaten Cianjur, termasuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Kami berharap program ini bisa berlanjut ke sekolah-sekolah lain. Kami ingin semakin banyak pelajar yang mengenal dan tertarik dengan skateboard maupun sepatu roda, sehingga ekosistem pembinaan atlet di Cianjur bisa semakin kuat,” katanya.
Antusiasme pelajar dalam kegiatan perdana tersebut menjadi sinyal positif bagi PORSESOSI untuk memperluas pembinaan.
Dengan pengenalan sejak usia sekolah, skateboard dan sepatu roda diharapkan semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet muda Cianjur yang berprestasi hingga tingkat nasional. (*)




















