Cianjur24update — RSUD Cimacan menangani 12 korban kecelakaan lalu lintas di jalur Puncak, kawasan Ciloto, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat, 21 Agustus 2026 malam. Dari 12 korban tersebut, empat orang meninggal dunia.
Kepala IGD RSUD Cimacan, dr. Fabian Gamal Sutrisno, mengatakan seluruh korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 19.00 WIB setelah mengalami kecelakaan di jalur Puncak-Cianjur.
“Dari 12 pasien yang dibawa ke RSUD Cimacan, tiga pasien tiba dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dibawa ke ruang jenazah. Sementara sembilan pasien lainnya mendapat perawatan darurat di IGD,” ujar dr. Fabian.
Dari hasil penanganan medis, satu korban yang sebelumnya menjalani perawatan intensif di IGD kemudian meninggal dunia.
Dengan demikian, total korban kecelakaan yang meninggal dunia dan ditangani RSUD Cimacan berjumlah empat orang.
Berdasarkan data rumah sakit, empat korban meninggal dunia terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan. Seluruh korban meninggal merupakan orang dewasa.
Sementara itu, dari total 12 korban, sebanyak 11 orang merupakan orang dewasa dan satu orang lainnya masih berusia anak-anak.
Setelah mendapatkan penanganan awal di IGD, tiga korban masih menjalani perawatan di RSUD Cimacan.
Sedangkan lima korban lainnya dirujuk ke rumah sakit daerah di Cianjur karena membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
“Yang meninggal itu dua orang laki-laki dan dua orang perempuan, semuanya pasien dewasa. Dari 12 pasien, total itu 11 pasien dewasa dan satu pasien anak-anak,” kata dr. Fabian.
Sebagian korban selamat mengalami luka akibat benturan, termasuk cedera berat yang membutuhkan penanganan dokter spesialis.
Pihak rumah sakit menyebut sejumlah korban mengalami cedera kepala berat dan patah tulang.
Kondisi tersebut menjadi pertimbangan dilakukannya rujukan agar korban mendapatkan penanganan dokter spesialis bedah saraf dan bedah ortopedi. (*)




















