Bogor24Update
No Result
View All Result
  • Login
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga
Bogor24Update
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga
No Result
View All Result
Bogor24Update
No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor24update
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Kota Bogor
  • Kabupaten Bogor
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Olahraga
  • Persikabo Corner
  • Hiburan
Home Cianjur24update

67 Polisi Cianjur Kibarkan Merah Putih Sehari Sebelum Proklamasi, Jejak Sejarah yang Kembali Terungkap

Reporter: Farhan Fauzan

Redaksi Cianjur24update by Redaksi Cianjur24update
21 Agustus 2026
Reading Time: 3 mins read
A A
0
67 Polisi Cianjur Kibarkan Merah Putih Sehari Sebelum Proklamasi, Jejak Sejarah yang Kembali Terungkap

Peringatan Hari Juang Polri, di Mapolres Cianjur. (Foto/Farhan)

Cianjur24update — Sehari sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, ketika Jepang masih berkuasa dan suasana penuh ketegangan, sekelompok polisi di Cianjur disebut telah lebih dulu menunjukkan keberanian.

Pada 16 Agustus 1945, sebanyak 67 anggota polisi di Cianjur disebut menurunkan bendera Jepang dan mengibarkan Sang Merah Putih di kantor kepolisian saat itu.

Kisah bersejarah tersebut kembali diungkap Polres Cianjur dalam peringatan Hari Juang Polri, Jumat, 21 Agustus 2026.

BACA JUGA :

Cianjur Fest 2026, Antara Hiburan, Budaya, dan Harapan Pelaku UMKM

Cianjur Fest 2026, Antara Hiburan, Budaya, dan Harapan Pelaku UMKM

20 Agustus 2026
Cukup Baca Pancasila, Warga Cianjur Dapat Pengobatan Gratis

Cukup Baca Pancasila, Warga Cianjur Dapat Pengobatan Gratis

20 Agustus 2026
PORSESOSI Goes to School Buka Jalan Atlet Muda Skateboard dan Sepatu Roda di Cianjur

PORSESOSI Goes to School Buka Jalan Atlet Muda Skateboard dan Sepatu Roda di Cianjur

19 Agustus 2026
Wakapolri Pimpin Penanaman Bawang Putih Serentak di Cianjur, Dukung Swasembada Pangan

Wakapolri Pimpin Penanaman Bawang Putih Serentak di Cianjur, Dukung Swasembada Pangan

19 Agustus 2026

Momentum ini menjadi pintu untuk menelusuri kembali jejak perjuangan polisi Cianjur yang selama puluhan tahun belum banyak terdokumentasikan.

Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yuriko Hadi mengatakan, Hari Juang Polri diperingati setiap 21 Agustus berdasarkan keputusan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan kepolisian dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Berdasarkan keputusan Bapak Kapolri, bahwa pada tanggal 21 Agustus diperingati oleh Polri secara khusus sebagai Hari Juang Polri,” ujar Alexander.

Menurut Alexander, Hari Juang Polri berkaitan dengan deklarasi tokoh kepolisian M. Jasin di Surabaya. Saat itu, M. Jasin yang masih berpangkat Letnan Satu menyatakan bahwa Polisi Indonesia merupakan bagian dari Negara Republik Indonesia.

Namun, peringatan Hari Juang Polri tahun ini di Cianjur memiliki cerita tersendiri. Polres Cianjur bersama sejarawan Hendi Jo tengah menelusuri sebuah peristiwa yang disebut terjadi sehari sebelum Proklamasi Kemerdekaan.

“Sehari sebelum resmi Negara Republik Indonesia diproklamirkan oleh Bapak Proklamator kita, Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta, sejatinya pada tanggal 16 Agustus 1945, di Cianjur, polisi yang bertugas di Kantor Karesidenan Cianjur telah berani menurunkan bendera Jepang, kemudian mengibarkan bendera Merah Putih,” kata Alexander.

Lokasi peristiwa tersebut disebut berada di kantor kepolisian Cianjur pada masa itu, yang kini menjadi lokasi Rumah Sakit Tingkat IV Bhayangkara Polda Jawa Barat.

“Prosesi menurunkan bendera Jepang dan menaikkan bendera Merah Putih yang dilakukan satu hari sebelum proklamasi pada 16 Agustus 1945 dilakukan oleh 67 anggota polisi di Cianjur pada waktu itu,” ungkapnya.

Keberanian tersebut disebut tidak berhenti di lingkungan kepolisian. Pengibaran Merah Putih oleh para polisi diyakini turut memantik keberanian masyarakat Cianjur untuk melakukan hal serupa dengan peralatan seadanya.

“67 anggota Polisi berani untuk mengibarkan bendera Merah Putih. Kemudian peristiwa tersebut menjadi trigger masyarakat Cianjur untuk menggunakan seadanya yang bisa dijadikan tiang untuk mengibarkan bendera Merah Putih,” ucap Alexander.

Kini, Polres Cianjur bersama sejarawan dan masyarakat berencana menelusuri lebih jauh identitas 67 polisi yang terlibat. Penelusuran juga akan diarahkan untuk menemukan keluarga atau keturunan mereka.

“Kami akan memberikan apresiasi dan melakukan penelusuran terhadap ke-67 anggota Polres Cianjur pada waktu itu. Sekarang keluarganya di mana dan seterusnya,” kata Alexander.

Ia menilai, penelusuran tersebut bukan sekadar mencari nama-nama yang hilang dari catatan sejarah, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap para pendahulu.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah. Kami sangat menghargai para pendahulu kami yang telah dengan sangat berani mengibarkan bendera Merah Putih, bukan hanya untuk Cianjur, tetapi untuk Indonesia,” tegasnya.

Sejarawan dan penulis asal Cianjur, Hendi Jo, mengatakan masih banyak peristiwa penting dalam sejarah Indonesia yang belum terdokumentasikan secara baik.

Ia menilai kisah 67 polisi Cianjur yang disebut mengibarkan Merah Putih sehari sebelum Proklamasi merupakan bagian penting dari sejarah yang harus ditelusuri dan disimpan untuk generasi mendatang.

“Persoalan kita semua adalah persoalan sejarah. Kita jujur saja sebagai orang yang kadang-kadang tidak bisa menyimpan dokumen dan arsip untuk menjadikan itu sebagai monumen keabadian buat generasi berikutnya,” terang Hendi.

Menurut Hendi, penelusuran awal menunjukkan kisah polisi Cianjur tersebut bahkan belum tercatat secara lengkap dalam dokumentasi sejarah Polri.

“Saya menemukan di Pusat Sejarah Polri di Mabes juga belum ada tentang polisi Cianjur ini,” katanya.

Karena itu, Hendi mendorong agar hasil penelitian mengenai sejarah polisi Cianjur tersebut nantinya disampaikan kepada Mabes Polri dan menjadi bagian dari dokumentasi resmi sejarah kepolisian Indonesia.

“Tentu saja. Saya pikir ini harus masuk ke Museum Sejarah Polri yang sekarang sudah berdiri di Jalan Trunojoyo. Saya pikir ini penting banget,” ujarnya.

Hendi menegaskan, sejarah perjuangan polisi dan masyarakat Cianjur tidak berhenti pada pengibaran bendera Merah Putih.

Setelah Indonesia merdeka, polisi bersama masyarakat Cianjur disebut turut terlibat dalam berbagai pertempuran untuk mempertahankan kemerdekaan. Salah satunya adalah perlawanan terhadap pasukan Inggris di Jembatan Ciscokan.

“Prestasi Polri Cianjur ini bukan hanya sekadar mendirikan atau mengibarkan bendera saja, tetapi Polri selanjutnya kemudian terlibat dalam beberapa pertempuran di Cianjur untuk mempertahankan kemerdekaan. Salah satunya ketika melawan Inggris di Jembatan Ciscokan,” ungkapnya.

Menurut Hendi, peristiwa Jembatan Ciscokan bahkan tercatat dalam literatur sejarah militer Inggris melalui buku The Battle for Ciranjang Gorge, yang menggambarkan sengitnya perlawanan masyarakat Cianjur terhadap pasukan Inggris.

“Peristiwa Jembatan Ciscokan itu tidak pernah juga dicatat dalam sejarah kemiliteran di Republik kita ini, sedikit sekali mencatat itu. Tetapi dalam sejarah militer Inggris itu sangat ditulis dengan bagus,” katanya.

Bagi Hendi, pengungkapan kembali sejarah perjuangan Cianjur penting untuk membangun kepercayaan diri masyarakat, terutama generasi muda.

“Kita bukan masyarakat pecundang sebetulnya. Kita merupakan masyarakat yang memiliki sejarah besar dengan terlibat dalam berbagai perlawanan,” tegasnya.

Ia berharap sejarah Cianjur tidak hanya dilihat dari masa kerajaan, kadaleman, maupun kolonial, tetapi juga dari kontribusinya setelah Indonesia berdiri sebagai negara merdeka.

“Ketika Cianjur menjadi bagian dari Republik Indonesia, bagaimana kontribusi Cianjur terhadap Republik ini, orang luput untuk mengingat itu,” ujarnya.

Secara geografis, Cianjur juga memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu jalur penghubung Jakarta dan Bandung. Kondisi tersebut membuat wilayah Cianjur menjadi kawasan penting dalam rangkaian perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

“Cianjur pada saat itu merupakan salah satu rute yang paling strategis untuk dilewati dari Jakarta ke Bandung. Di sanalah terjadi pertempuran-pertempuran besar yang kemudian bukan hanya dicatat dalam buku-buku sejarah militer Inggris, tetapi juga dalam buku-buku sejarah Jepang dan Belanda,” pungkasnya. (*)

Tags: CianjurCianjur24UpdateHari Juang PolriPolres CianjurSejarah 67 Polisi Cianjur kirbarkan Merah Putih sebelum Proklamasi
SendShare1Tweet1ShareShareSend
Previous Post

EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata untuk Menghadirkan Petualangan yang Bermakna 

Next Post

Setelah Tepis Kabar OTT, KPK Naikkan Dugaan Perkara Pejabat Pemkab Bogor ke Penyidikan

Redaksi Cianjur24update

Redaksi Cianjur24update

Related Posts

Cianjur Fest 2026, Antara Hiburan, Budaya, dan Harapan Pelaku UMKM
Cianjur24update

Cianjur Fest 2026, Antara Hiburan, Budaya, dan Harapan Pelaku UMKM

20 Agustus 2026
Cukup Baca Pancasila, Warga Cianjur Dapat Pengobatan Gratis
Cianjur24update

Cukup Baca Pancasila, Warga Cianjur Dapat Pengobatan Gratis

20 Agustus 2026
PORSESOSI Goes to School Buka Jalan Atlet Muda Skateboard dan Sepatu Roda di Cianjur
Cianjur24update

PORSESOSI Goes to School Buka Jalan Atlet Muda Skateboard dan Sepatu Roda di Cianjur

19 Agustus 2026
Wakapolri Pimpin Penanaman Bawang Putih Serentak di Cianjur, Dukung Swasembada Pangan
Cianjur24update

Wakapolri Pimpin Penanaman Bawang Putih Serentak di Cianjur, Dukung Swasembada Pangan

19 Agustus 2026
DPRD Cianjur Raih Peringkat Terbaik II Nasional dalam Pengelolaan JDIH
Cianjur24update

DPRD Cianjur Raih Peringkat Terbaik II Nasional dalam Pengelolaan JDIH

19 Agustus 2026
Kopi Nako Cianjur Perkuat Silaturahmi Lewat Zikir dan Santunan Anak Yatim
Cianjur24update

Kopi Nako Cianjur Perkuat Silaturahmi Lewat Zikir dan Santunan Anak Yatim

15 Agustus 2026
Next Post
Setelah Tepis Kabar OTT, KPK Naikkan Dugaan Perkara Pejabat Pemkab Bogor ke Penyidikan

Setelah Tepis Kabar OTT, KPK Naikkan Dugaan Perkara Pejabat Pemkab Bogor ke Penyidikan

Satu RW di Kelurahan Kecana Bisa Hasilkan Sampah 5 Ton Setiap Hari 

Satu RW di Kelurahan Kecana Bisa Hasilkan Sampah 5 Ton Setiap Hari 

Please login to join discussion

BERITA POPULER

Angkot Kota Bogor

Tarif Angkot Kota Bogor Februari 2024, Lengkap dengan Rutenya

21 Februari 2024
Siap-siap Ribuan Massa kepung Balai Kota, Posko Logistik Aksi 2.6.26 Dibuka, Forum RT/RW Kota Sukabumi

Siap-siap Ribuan Massa kepung Balai Kota, Posko Logistik Aksi 2.6.26 Dibuka, Forum RT/RW Kota Sukabumi

1 Juni 2026
Pemkab Bogor Bakal Kerahkan Ikan Endemik untuk Basmi Sapu-Sapu

Pemkab Bogor Bakal Kerahkan Ikan Endemik untuk Basmi Sapu-Sapu

9 Mei 2026
Detik detik saat pembacokan pelajar di Simpang Pomad, Kota Bogor. (Tangkapan layar dashcam William Sangga)

Detik-detik Pembacokan Pelajar di Simpang Pomad Bogor Terekam Dashcam Pengendara

17 Desember 2025
Buron 2 Bulan, Eksekutor Pembacokan Pelajar SMK di Simpang Pomad Diringkus Polisi

Buron 2 Bulan, Eksekutor Pembacokan Pelajar SMK di Simpang Pomad Diringkus Polisi

20 Mei 2023

EDITOR'S PICK

Bejat, Berikut Fakta-fakta Ayah Tega Perkosa Anak Kandung di Megamendung Puncak

Bejat, Berikut Fakta-fakta Ayah Tega Perkosa Anak Kandung di Megamendung Puncak

24 Oktober 2023
Pembangunan Dimulai, 1.000 Kendaraan Truk Tambang Ditampung di Kantong Parkir

Pemkab Bogor Tak Bisa Beri Kepastian Soal Operasional Tambang

15 Januari 2026
Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok Dulang Cuan Puluhan Juta Per Bulan

Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok Dulang Cuan Puluhan Juta Per Bulan

19 Agustus 2023
4 Daerah Sepakati Kompensasi TPPAS Lulut Nambo

4 Daerah Sepakati Kompensasi TPPAS Lulut Nambo

1 Februari 2025

TENTANG KAMI

Bogor24Update

Selamat Datang di Bogor24Update.id
Portal Berita yang dikelola oleh PT KARYA MEDIA INFINITE - SK Kemenkumham RI
NOMOR : AHU-038889.AH.01.30.Tahun 2022

◉ Redaksi ◉ Tentang Kami ◉ Pedoman Media Cyber ◉

© 2023 Bogor24Update

No Result
View All Result
  • Headline
  • Bogor24update
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Bogor
  • Cianjur24update
  • Sukabumi24Update
  • Olahraga
    • Persikabo Corner
  • Hukum dan Kriminal
  • Inspiratif
  • Hiburan
    • Kuliner Bogor
    • Galery Foto
    • Info Netizen
    • Cerita Warga

BOGOR24UPDATE © 2023

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In